Tag

Dua pekan lalu, kita dan Tante Linda Om Arno pergi ke Mysterious Life Museum dan Dalian Wax Museum. Kedua museum ini adanya di daerah Jinshitan, agak jauh dari downtown Dalian. Kita naik Light Trail (Kuai Gui Che) dari Huo che chan station. Perjalanan sekitar 50 menit dengan tarif 8 yuan per orang. Seperti biasa, anak-anak dibawah 120 cm masih gratis. 

Hari itu salju turun dengan lebatnya dan kita masih nekat mau pergi juga hahaha…Sampai Jinshitan, anak-anak dan kita sibuk foto-foto dan bermain dengan salju tebal yang menumpuk disepanjang jalan menuju pintu masuk Museum…*noraknya salju masih aja* 😛

Museum pertama yang kita kunjungi Mysterious Life Museum. Mysterious Life Museum ini berisi binatang dan manusia beneran yang sudah diawetkan dan bisa dilihat sistem syarafnya, pembuluh darahnya, organ dalam, struktur tulang, dan sebagainya. 

http://uk.reuters.com/news/pictures/slideshow?articleId=UKRTR2RALG#a=1

Kaysan sangat senang ketika berada diarea binatang, terutama binatang laut. Tapi ketika sampai di area manusia, dia tidak suka dan minta cepat pulang. Bunda 

Ada satu hal yang membuat Bunda amaze kesekian kalinya :D. Kaysan kan sudah mengenal klasifikasi binatang itu melahirkan dan menyusui (mamalia), ikan, reptil, burung. Nah ketika dia melihat telur hiu, dia bilang, kok hiu bertelur ? Soalnya selama ini Bunda bilang hiu melahirkan (karena Bunda tidak pernah melihat telur hiu) *emak sok tau*. Ternyata Bunda jadi ingat pelajaran jaman beheula tentang binatang Ovovivipar

Wiiih…Kaysan jadi tahu deh bedanya hiu dengan ikan lainnya yang juga bertelur. Dia juga sudah tau kalau paus dan lumba-lumba itu termasuk mamalia. 

Kalila menikmati melihat-lihat semua, tapi dia paling suka melihat bayi-bayi yang masih berbentuk fetus. Secara dia lagi sibuk minta punya adik lagi 😛

Foto-foto menyusul yaaaa….