Tag

, , , ,

Hari Kedua sekaligus hari terakhir di Dandong. Pagi-pagi Kalila bangun dan bilang, “aduh..aku udah ga ngantuk tapi kok masih gelap sih.” hahaha…Iya nih..jam 6 pagi masih gelap 😀

Pukul 07.00 kita janjian sama Tante Linda dan Om Arno untuk siap-siap jalan. Tapi pukul 06.50 kita udah turun duluan. Kenapa ? karena Kaysan kakinya Bunda pakein plastik dan dia tidak mau diam kalau didalam kamar 😛

jadi karena kemarin dia bermain kubangan di Great Wall, semua outfitnya basah. Celana bisa kering di taro dibawah lampu. Kaus kaki dan Longjohn bawa ganti, nah yang ga ada gantinya ya sepatu.

Biar tidak masuk angin atau kedinginan, setelah pakai kaus kaki, kakinya Bunda bungkus pakai plastik…hehehe…

Anyway..dia ga protes kok kalau pas udah jalan-jalan.hihihi…Tujuan jalan kita hari ini adalah ke Yalu River dan Yalu River Broken Bridge. Jadi Yalu River ini ada dua bagian, satu punya Cina, satu punya Korea Utara.

Sepanjang sungai ini dibuat taman oleh pemerintah Cina. Kita banyak foto-foto disini.

 

 

 

Cina dan Korea Utara dihubungkan dengan jembatan yang melintasi yalu River itu. Tetapi ketika perang, Amerika yang memback-up Korea Selatan membom jembatan itu agar Cina tidak bisa berhubungan lagi dengan Korea Utara. Makanya sampai sekarang orang Amerika tidak bisa ke Korea Utara.

 

 

Diatas jembatannya Kalila tetap pegangan tangan karena takut ketinggian. Kaysan seseruan melihat air dibawahnya. Sampai diujung broken bridge, ada penyewaan teropong. Kalila mencoba dan melihat ada orang jalan, ada patung disisi Korea Utara.

 

Sekarang ada dua jembatan di yalu River. Satu jembatan rusak yang tetap dipertahankan sebagai saksi sejarah, dan satu lagi jembatan baru yang menghubungkan Cina dan Korea Utara. Kita melihat ada truk China Post yang berjalan di jembatan.

Disepanjang yalu River ini ada banyak orang yang menjual souvenir Korea Utara. Bunda membeli magnet kulkas dan uang koin Korea Utara. Kalila memilih jepit rambut bergambar penari korea, sementara Kaysan memilih pensil yang bisa bengok-bengkok.

Ohya..Bunda dan kalila dan Tante Linda juga berfoto menggunakan baju khas Korea. Kaysan tidak mau, jadi ayah menemani kaysan duduk sementara Bunda dan Kalila dan Tante Linda berpose 😉

Iklan