Tag

Sabtu lalu, Bunda dan Tante linda janjian mau makan malam bareng. Bunda mau masak sup dan garlic bread. Ketika Bunda ingin menanyakan sesuatu ke tante linda lewat YM, masuklah Bunda kekamar dan terkejutlah melihat tembok sudah penuh coretan crayon.

Bunda langsung berteriak…” Adik….kenapa bukan dikertas ? Kan udah bunda bilang menulis di kertas…”

Adik langsung berlari kekamar sebelah, menutup pintu dan membenamkan wajahnya dibantal.

Bunda menenangkan diri dulu baru kemudian kekamar. Bunda minta maaf sama adik karena sudah membuat adik takut.

Bunda bilang, “Adik maaf ya Bunda tadi teriak.”

Adik bilang, “Iya….adik kaget. Adik cuma mau gambar siput.”

hiks..hiks…

Lalu Bunda peluk adik dan adik menangis.

Langsung deh berasa Bunda pengen pulangggg…Kalo dirumah sendiri bisa ngapain aja semaunya.

Pas Bunda lagi sama adik, ayah browse cara menghilangkan crayon di wallpaper. Lalu ayah dan kalila sama-sama mencoba membersihkannya.

Bunda coba browse juga dan menemukan  bahwa di Amerika Serikat sepertinya mereka sudah biasa menemukan anak mencoret dinding. Sementara di Cina, itu seperti kesalahan besar. Landlord awalnya bilang, “dinding ga boleh diapa-apain.” Bunda bilang, “aku punya dua anak. Aku ga bisa menjamin dinding bersih. Kalau memang dia tidak suka, aku mau pindah.” Akhirnya, dia bilang, “kamu boleh ngapain aja.” Itu sih yang bikin Bunda ga betah awalnya dirumah ini.

Bunda sempet kasih solusi, ditempel kertas/plastik aja dindingnya. Landlordnya bilang, “ga bisa..nanti wallpapernya rusak kena perekat.” hmm…puyeng

Bunda bicara sama dua temen Bunda, mereka bilang, “kalo anak mereka melakukan itu..dipukul biar mengerti.” duhhh duhhh…

Setelah sekarang dipikir. Ya sudah lah ….

cuma gara-gara tembok aja sampai teriak ke anak phyuhhh

Iklan