Tag

,

Biasanya ayah sudah tidak mendapatkan giliran masuk diakhir pekan. Namun, karena teman ayah ada yang sedang training diakhir pekan, akhirnya ayah menggantikan teman ayah tersebut.

Hal yang asyik dari ayah masuk diakhir pekan adalah…Seninnya libur. Asyik…karena ditempat rekreasi tidak banyak orang jika hari kerja.

Jadi senin ini Kalila request mau berenang (lagi). Ini kali ketiga dalam sepekan Kalila berenang di Xinghai ^_^. Kalila dan ayah berangkat duluan agar matahari tidak terlalu menyengat ketika Kalila berenang dilaut. Bunda dan Kaysan menyusul setelah selesai menyiapkan bekal.

Sampai sana ternyata angin bertiup agak kencang dan dingin. Kalila, Kaysan, Bunda dan ayah bermain-main dipinggir pantai dan merasakan ombak yang memecah pantai. Kalila memutuskan tidak mau bermain terlalu lama dipantai.

Dari Xinghai kita memutuskan  untuk berjalan-jalan mengitari kota dengan Bus Tingkat no 16. Kita naik dari Heishijiao sampai ujungnya dikawasan yang kita belum pernah lalui. Disana lagi banyak pembangunan gedung-gedung. Kalau kata ayi, itu dulu “markas” nya orang Jepang ketika lagi menguasai Dalian. Jadi sekarang dihancurkan dan diganti bangunan baru. FYI, orang Dalian generasi tua masih banyak banget yang benci sama orang Jepang karena ketika Jepang menjajah Dalian, mereka terkenal kejam sekali.

 

 

Sepanjang jalan kita melihat berbagai kendaraan dan orang dengan aktivitasnya masing-masing. Kalila yang pegang kamera dan mengambil photo semua hal yang dia lihat menarik. Ada jam tinggi di gedung, trem tua jaman baheula yang masih beroperasi, gedung-gedung tua yang sekarang dijadikan kantor, tungku besar sekali yang mengeluarkan asap diatasnya.

 

Pulangnya Kaysan tertidur sepanjang perjalanan dalam bus. Bagunnya ketika kita hendak berganti bus ke Shuma GuangChang.

Perjalanan yang menyenangkan hanya bermodal 4 yuan ^_*

Iklan