Tag

, ,

Pekan ini sibuk import-import catatan yang dari Multiply karena per 1 Desember 2012 mau dihapus. Yang lama import fotonya karena ada dari jaman Kalila n Kaysan bayi.

Kegiatan kita banyak sebenarnya, tapi karena masalah kamera jadul yang baterainya habis melulu Bunda jadi malas deh foto-foto ๐Ÿ˜›

Senin dan Rabu kita berenang di Xinghai. Hari Senin sebenarnya kita mau jalan-jalan saja di Xinghai. Tapi ketika melihat laut, Kalila berubah pikiran mau main air. Akhirnya main air deh sampai celananya basah. Hari Rabu dia sudah niat mau berenang lagi. Jadi kita lebih siap dengan segala perlengkapan tempur. Berangkat lebih pagi dengan langsung mengenakan baju renang. Pulang-pulang….kami semua legaaammm hahaha…

Ohya..di Xinghai Kaysa denger orang jualan eskrim bahasa cina. Dia mengerti lho dan langsung bilang…”mama wo yao bing qi lin”. Ketika Bunda tidak kasih, dia marah-marah dan berteriak-teriak “mau eskrim..eskrim..” dalam bahasa cina. Atuh orang-orang yang lewat malah ngeliatin n senyum-senyum. Bukan anak Cina tapi ngomel bahasa cina ๐Ÿ˜›

Bikin-bikin masakan dengan oven masih terus berlanjut. Kita sudah dua kali membuat cake pisang, oatmeal cookies, pie ayam, ubi panggang, wahh pokoknya apa aja dipanggang ๐Ÿ˜›

Suatu hari Kalila tiba-tiba bermain piano dan menemukan sendiri nada-nada dari lagi “Abdi teh Ayeuna…” lalu dia masih bersemangat menemukan nada-nada “Twinkle twinkle little star” Sampai hari ini dia masih suka main-main piano sendiri :D. Kalau kata ayah, “posisi tangan masih salah, belum kenal not balok, dsb..” who care ?? yang penting sekarang Kalila melakukan apa yang dia sukai.

Ketika kita berjalan-jalan dekat rumah, kita mengumpulkan cacing untuk diamati pergerakan mereka ditanah. Kalila sudah hafal saddle pointnya cacing. Lalu ada dua tonggeret yang berhasil ditangkap Kalila dan dibawa pulang untuk diamati dan kemudian dilepaskan sore harinya.

Kalila menemukan jamur dan membawanya pulang untuk ditanam dalam pot. Setelah dua hari ternyata jamurnya mati. Akhirnya dia bertanya-tanya kenapa jamurnya mati dan kita browse bersama.

Tanaman cabe kita sudah mulai tumbuh. Tapi yang tumbuh hanya cabai Kaysan (lupa merah apa hijau yang Kaysan tanam).

Kita juga suka bermain diplaygroundnya Yida. Kalila sih asyik-asyik saja bermain bersama teman-teman yang lain kalau Kaysan masih belum berasa nyaman jika berada dikeramaian.

 

Hari Minggu ketika hujan sepanjang hari, kita menyempatkan diri keluar rumah untuk membeli butter sebagai bahan pembuat pie. Sekalian deh Kalila dan Kaysan bermain hujan-hujanan. Mereka selesai bermain ketika ada ada suara petir. Mereka takut, Bunda juga sih..soalnya kita mainnya dilapangan luas ๐Ÿ˜€

Iklan