Tag

Sekitar empat hari lalu cacing dirumah kita melarikan diri. Biasanya dia ada dalam ember tanah yang diletakkan dikolong wastafel, eh pas sahur tiba-tiba ada didekat WC.

Akhirnya Bunda bilang sama Kaysan, sepertinya cacingnya sudah waktunya dilepas keluar. Dia mau cari teman-temannya didalam tanah. Awalnya Kaysan tidak setuju, dia bilang, “kasian nanti mati kalau diluar.” Karena awalnya kita ambil cacing itu karena dia ada diaspal dan kita “selamatkan” dengan mengambilnya dan dibawa pulang.

Setelah penjelasan panjang tentang habitat cacing dan keadaan dalam tanah, akhirnya Kaysan setuju untuk melepaskan cacingnya ketika hujan.

Hari ini hujan lebat dan petir menyambar-nyambar. Tapi ketika agak siang, petir tidak sahut-sahutan lagi walau hujan masih turun, kita keluar. Kita mencari-cari cacing dalam bak tanah untuk dibawa keluar. Kalila berhasil menemukan dan mengambilnya lalu diletakkan dalam gelas untuk dibawa kebawah.

Sampai dibawah kita mencari tanah basah dan letakkan cacingnya ditanah. Cacingnya berjalan cepat ditanah lalu menghilang dibawah daun-daunan.

Setelah cacingnya kita rasa aman, Kalila dan Kaysan berjalan-jalan dibawah hujan dengan payung yang besaaar 😀

Ternyata mereka suka berada dibawah payung besar, karena biasanya kan mereka pakai jas hujan…

Iklan