Kemarin kita pergi ke Kebun binatang atau Bahasa Cinanya  动物园 Dòngwùyuán. Di Dalian, kebun binatangnya berkonsep Hutan. Jadi kita seolah-olah ada di Hutan. Hutannya dipinggir pantai. Jadi nama Kebun Binatangnya Dalian 大连森林动物园 Dàlián sēnlín dòngwùyuán. Kebun binatangnya besar, terbagi dua area. Area Selatan dan Timur. Dua Area itu dihubungkan dengan Cable Car (kereta gantung). Tapi jika musim dingin atau angin kencang, kita bisa naik bus kesana. Busnya sudah termasuk dalam HTM.

Masuknya 120 yuan. Anak-anak dibawah 120 cm gratis ! Karena satu dan lain hal kita merencanakan mengelilingi kebun binatang dalam dua episode. (satu dan lainhalnya panjangg ceritanya :P) Sabtu kemarin dan sabtu pekan depan.

Sabtu kemarin kita mengelilingi Area Selatan. Pergi dari rumah jam 6.15 karena janjian sama Tante Linda dan Om Arno jam 6.30 di Halte 23 depan City One. Kita naik bus 23 sampai YouHao GuangChang. Lalu jalan kearah kiri untuk berganti bus no 5 ke Kebun Binatang. Kita naik Bus no 5 dari ujung sampai ujung lho..seru !!

Sampai sana belum buka ternyata. Loket buka jam 8.30. Padahal di Webnya bilang kalau summer jam 7.30 kalau winter jam 8.00. Anyway..ga papa juga lah..Kalila lagi senang memberi makan burung-burung merpati yang ada. Ketika dulu di Xinghai Kalila takut, sekarang berani. Kata Kalila “kalau tangannya dipatuk-patuk geli, paruhnya ga tajem. Tapi kalau kena kakinya baru tajem”

Kaysan juga bersemangat memberi makan burung, tapi ketika burungnya mengerubungin Kaysan, dia malah takut dan ditendang-tendangin burungnya biar menjauh…heehee..

Ketika akhirnya kita bisa masuk, eh malah salah jalan…kita ketempat mainan anak-anak. Menangislah Kalila karena tidak boleh main. Setelah ditenangkan dengan bilang “Iya..Bunda tahu kakak suka main Merry Go Round, tapi hari ini kita mau melihat binatang seharian” sambil Bunda peluk. Menangislah sejadi-jadinya, tapi habis itu bilang “Aku mau jalannya sama tante Linda” 😀

Pertama kita ketempat tanaman-tanaman. Ada tanaman Tropis dan tanaman gurun. Waaah..berasa dihalaman rumah deh ketika ada ditempat tanaman tropis. Harum tanahnya dan pemandangannya berasa dirumah. Ada pohon jeruk, pohon pisang, daun pandan, daun temu kunci. Mereka bisa seperti itu karena dalam bangunan kaca itu dijaga suhu dan kelembabannya sehingga sama seperti negara tropis.

Sama juga ketika ada dibagian gurun. Suhu dan kelembabanya dijaga sehingga menyerupai keadaan gurun. Kaysan melihat kaktus, dia langsung mencari Hare. “Where is hare ?” Bunda pikir itu karena dia tau dari Brainpop kaktus itu tanaman gurun dan Hare itu binatang yang bisa hidup di gurun.

Dari dome tanaman kita buka bekal dulu. Laper euy…berangkat pagi cuma makan apel saja..Kalila dan Kaysan makan pisang. Jadi kita makan nasi dulu deh ditempat duduk dekat dome tanaman.

Kalila selesai makan langsung mencari dandelion yang ada ditaman sekitar tempat kita makan. btw, Bunda suka banget deh foto Kalila ini…

Setelah sarapan kita melihat bayi-bayi binatang yang ada dalam beberapa ruangan berkaca. Ruangan outdoor mereka sedang direnovasi. Ada bayi macan, bayi beruang, bayi apa lagi ya ?? lupa 😀 Yang Bunda pikirin “kenapa mereka dipisahkan dari induknya ya ? kan mereka binatang menyusui ? Apa sudah tidak menyusu lagi ?” Googling nanti 😛

Dari sana kita menyeberang jembatan yang dibawahnya ada taman tempat pengunjung boleh duduk-duduk sambil makan.

Diseberang jembatan itu mulailah tour melihat binatang-binatang. Ada penawaran naik mobil listrik. Satu orang 20 yuan dan satu mobil berisi 10 orang.Tapi kita baca diblog-blog orang yang sudah pernah kesini, mereka bilang “Jika punya banyak waktu dan tenaga, lebih enak jalan” Jadi kita memutuskan untuk berjalan kaki.

Perjalanan dimulai ketika kita memasuki gerbang dua lapis. Seperti di Taman Safari, tapi Taman Safari kan harus dalam mobil, nah disini bisa jalan kaki.

Hewan pertama yang kita temui adalah Zebra dan Jerapah. Kalila mengelus-elus Zebra yang dekat dipagar. Kaysan ditawarkan turun dari Stroller tidak mau.

Kita bisa memberi makan jerapah. Mereka menjual dahan pohon seharga 3 yuan satu dan 5 Yuan dua. kaysan kali ini mau turun dari Stroller untuk memberi makan jerapah. Kalila dan Kaysan memberi makan jerapah dari podium yang disiapkan untuk pengunjung. Kalila bilang “Aku pikir jerapah makan daunnya saja, jadi dahannya aku pegang. Ternyata dia makan semuanya. Daun dan dahan yang tajem juga dimakan”

Kalila dan kaysan juga memberi makan Burung Unta. Lucu deh melihat lehernya bisa meliuk-liuk ketika makan. Bunda juga melihat matanya Burung Unta ada lapisan putih penghalau pasir yang terlihat ketika matanya berkedip.

Setelah itu kita berjalan ke area Llama dan rusa. Di area ini Llama dan Rusanya benar-benar dilepas tanpa pagar. Jadi kita jalan Llamanya ngeliatin, ngedeketin dan nyari-nyari kalau kita punya makanan buat dia. Rusanya malu-malu. Dia tetap diatas bukitnya Rusa, tidak mau turun.

Sebelum keluar dari area Llama, kita mellihat Unta dan Sapi Afrika. Unta disini bulunya tebal sekali. Kakinya besar dan bulu matanya tebal.

Setelah puas beramah-tamah dengan binantang herbivora, kita menuju binatang Karnivora. Ohya, ada pertanyaan dari Kaysan ketika melihat Rhinosaurus. Dia tanya “Bunda, Rhino bertelur ?” hehehe..

Eh..sebelum melihat Singa dan kawan-kawan kita melihat Kalkun, Kangguru, Bebek, Angsa. Angsanya juga ada yang hitam alias Black Swan.

Binatang Karnivora yang kita temui ada Leopard, Singa, Macan, Hyeena, dan Beruang. Uniknya mereka tidak diletakkan dikurungan kecil, tapi dibukit buatan. Dibukit itu atasnya ada jalan setapak buat pengunjung berjalan dan mengamati dari atas. Kita mendengar suara Raja Hutan alias Singa mengaum. Duuuhhh..bikin merinding, ngebayangin kalau binatang itu tiba-tiba ada dekat kita.

Mengelilingin bukit binatang Karnivora itu menyenangkan sekaligus melelahkan. Lelah karena jalannya benar-benar menanjak dan bertangga-tangga. Alhamdulilah ada jalur stroller.  Habis dari bukit itu, kita istirahat sambil makan eskrim.

Energi sudah pulih, kita berjalan lagi menuju tempat Primata. Primata ini indoor. Outdoornya sedang dalam direnovasi. Kita melihat Lemur, monyet, orang Utan, ada macam-macem jenisnya. Golden monkey, monyet yang berbuntut putih, panjang dan halus, monyet yang kecil banget. Ada juga beberapa monyet yang sedang menyusui anaknya. Ada yang lagi nyari kutu juga 😀 😀

Itu tempat binatang terakhir yang kita lihat di Area Selatan. Selanjutnya ada tiga pertunjukkan. Kita memutuskan untuk melihat pertunjukkan Gajah Thailand yang waktu pertunjukkannya tidak lama lagi.

Selesai menonton Gajah kita pulang naik bus yang sama. Sekitar jam 05.00 sore sampai rumah langsung mandi, makan dan tidurrr 😀

Sampai Pekan depan di Area Timur Kebun Binatang !!!

Iklan