Seperti biasa update perpekan 😀 Bunda juga lagi (sok) sibuk gara-gara harus bikin PR. Dan PRnya itu menulis  diary dalam bahasa cina (dowengggg). Gara-gara pas liburan panjannnggg Bunda lupa buanyaaakk sekali Hanzi. Jadi deh sekarang setiap hari membuat Diary. Seharusnya sih itu kesadaran sendiri..kalau emang Bunda suka belajar..pastinya tidak akan menunggu “disuruh” bikin diary udah bikin dari kapan tau :D. Itulah..akibat kelamaan sekolah dulu jadi kemauan belajarnya udah pingsan..apa mati ya..huahahaha…

Anyway..ini sedikit catatan tentang kegiatan Kalila dan Kaysan.

Mulai hari Rabu, 21 Maret kemarin ada Ayi  datang kerumah. Ayi itu sebenarnya artinya Tante dalam bahasa cina. Tapi itu juga dipakai untuk memanggil pengasuh anak atau yang bantu-bantu bersih rumah. Dan memanggilnya (nama) Ayi. Jadi kalau di Indonesia kita manggil Tante (nama) misalnya namanya X. Kita kan biasa manggilnya Tante X, nah kalau di Cina manggilnya X Ayi. Ayi Kalila Kaysan namanya Li. Jadi manggilnya Li Ayi. Kegiatan Kalila dan Kaysan tidak berubah..hanya saja selain Bunda juga ada Ayi yang menemani Kalila dan Kaysan bermain. Ayinya sama sekali tidak bisa bahasa Inggris. Jadi Bunda juga sekalian balajar. Sejauh ini Bunda dan Ayi saling mengerti apa yang kita bicarakan…

Hari Pertama Kaysan sama sekali tidak mau melihat Ayi. Dia bilang malu. Hari kedua mau dekat tapi belum mau bicara. Hari ketiga sudah mulai berani manggil. Kalila sih menikmati saja walau suaranya belum banyak keluar (tunggu tanggal mainnya ya Kak) hehe…

Kita sempat keluar ketika cuaca agak hangat dan kebetulan ayah libur hari itu. Jadi kita ramai-ramai keluar keliling rumah sambil mengamati burung-burung membuat sarang untuk bertelur. Kita pernah melihat burung mengambil dahan dengan paruhnya lalu terbang didepan kita. Kita lihat terus sampai tinggi ternyata mereka membuat sarang diatas tiang listrik. Kalila senang sekali…Sayang Kaysan tidak lihat karena Kaysan tidur di stroller haha..

Akhir pekan ada temannya uncle Steven yang datang kerumah. Mereka punya satu anak laki-laki berusia 8 tahun. Kalila dan Kaysan tidak bermain bersama. Mereka hanya mengamati temannya bermain 🙂 Sayang lupa difoto.

Kalila suka membuat rumah dari papan ular tangganya dan didekorasi dengan mainan-maiannnya. Mereka tetap suka sekali dengan main tak umpet. Tiada hari tanpa main tak umpet. Padahal lokasi umpetnya juga disitu-situ aja…eh ada tambahan lokasi umpet favorit diinspirasikan oleh ayah. Yaitu didalam lemari. Hasilnya..tumpukan baju Bunda dan Ayah tidak pernah lurus karena didudukin 😛

Mereka juga suka loncat-loncat dikasur. Karena tetangga bawah kan protes kalau anak-anak loncat dilantai..jadi loncatnya dikasur yang diletakkan dilantai. Ternyata lebih asyik menurut Kalila.

Dua hari yang lalu ada salju tipis turun lagi. Kalila mau keluar..tapi karena Kaysan rentan sama dingin dan saljunya bercampur hujan plus angin jadi Bunda memutuskan tidak mau keluar. Akhirnya jendela dibuka lebar-lebar…….ketika ada angin saljunya masuk kedalam rumah. Wooohooo..Kalila senang sekali. Tau ga Kaysan ngapain ? Ambil jengkok (kursi kecil) lalu nyalain lampu dapur dan mengambil sendok nasi. Buat Apa ?? “Adik mau makan salju” katanya….hahahaha…Kalila membantu mengambil salju dan langsung dicicipin…wkwkwk

Hari ini kita kerumah Uncle Steven dan Aunty Chatlyn (ga tau gimana nulisnya) hehe.. bareng sama Tante Linda dan Om Arno. Uncle Steven mau masakin masakan Cina. Rejeki Kalila…pas kita jalan Kalila melihat ada hula hop yang kecil. Jadilah kita membelinya dengan harga 4 Yuan saja….Kalila seneng sekali karena kita mencari Hula hop kecil sejak kita liburan di Indo dan belum ketemu.

 

 

Iklan