Dirumah baru ini, antara kamar Utama dan ruang TV dibatasi jendela yang bisa dibuka ditutup dengan digeser dan tidak bisa dikunci. Fungsinya sebenarnya hanya pemanis menurut Bunda. Tapi Kalila dan Kaysan sangat suka dengan keberadaan jendela tersebut.

Mereka suka masuk kekamar melalui jendela tersebut. Naik dari sofa, melewati jendela dan mendarat ditempat tidur.

Suatu hari Bunda membershikan kaca jendela itu. Kalila bertanya “kenapa sih Bun dibersihin ?” Bunda jawab, “karena banyak tapak tangannya”. Lalu dia berkata “Tapak tangan kayak gimana sih ?” belum sempat dijawab dia sudah menempelkan kesepuluh jarinya pada kaca yang baru dilap tersebut pfiuhh 😀 😀

Pernah malam-malam Kaysan belum mau tidur. Kita semua sudah mengatuk. Akhirnya kita mengunci pintu dengan Kaysan didalam kamar bersama mainan dan bukunya. Tak berapa lama, tahu-tahu jendela dibuka dan Kaysan keluar kamar melalui jendela. Bunda tanya “Kaysan ngapain ?” Kaysan menjawab “Mau ambil (lupa apa, pokoknya mainan) tapi dikunci pintunya” hahahaha…

 

Iklan