Tag

,

Beberapa hari yang lalu Bunda nonton Air Crash Investigation lalu ada kata-kata yang Bunda ga inget persis, tapi maksudnya kena banget ke hati Bunda. “Everyday (pilot) will do their flight. Every flight their life depend on a machine. When something bad happen …” huhuhu..langsung deh terharu Bunda. Ngebayangin Bapak yang nyetir pesawat hampir setiap hari. Sehari bisa tiga-empat kali penerbangan. How’s his life depend on a machine….Semoga selalu selamat ya Bapak…

Ada banyak kenangan yang pernah Bunda alami selama Bapak menjadi Pilot. Bunda pernah merasakan duduk di cockpit menemani Bapak terbang dari Hawaii ke Los Angeles (waktu itu belum jaman teroris, jadi belum ada peraturan kalau tidak boleh ada orang lain selain pilot yang ada di cockpit).  Dan setelah menikah dan pulang ke Batam, Bunda dan Ayah naik pesawat yang dibawa sama Bapak. Kalila mau juga naik pesawat yang disetirin bapak. Semoga nanti ada kesempatan ya Kak (Adik juga) ^_^

Ohya, pesawat Bapak pernah mendarat darurat karena rodanya patah. Tapi itu dulu..sekali ketika Bunda masih bayi dan nini baru punya satu anak. Bapak juga menjadi pilot yang pertama berhasil mendarat di Aceh setelah Tsunami tahun 2004. Kata bapak itu pesawat hampir semua pers dan relawan. Mereka membawa peralatan yang banyak dan berat. Jadi Bapak harus mengkalkulasikan ulang bahan bakar yang dibawa agar peralatan itu bisa masuk dan bahan bakar masih dalam range aman untuk bisa mendarat di Aceh atau mendarat di alternate airport kalau Airport Aceh masih belum memungkinkan.

Bapak InsyaAllah pensiun September 2013.  Diperusahaan Bapak bekerja, ketika pilot pensiun akan ada spesial ceremony ketika last flight. Kita semua ingin mendampingi Bapak saat last flight itu. Semoga Bapak bisa sehat dan selamat selalu dan kita juga sehat jadi bisa ramai-ramai merayakan momen tersebut.

Have a nice flight, Capt ^_^

Iklan