Bunda kirain kalau sudah Maret begini sudah mulai masuk musim semi…hehe..Ternyata udara masih dingin dibawah nol dan masih ada hujan salju…yeah !

Malam harinya ketika hujan salju turun Bunda dan Kalila mencoba keluar rumah. Hiii..dingin dan basah 😀 :D. Poni Kalila yang menyembul dari topinya jadi putih semua. Esok paginya Bunda dan Kalila belanja ke pasar sambil melewati orang-orang yang sibuk menyingkirkan salju dari jalanan. Asyik masih banyak sisa salju yang lembut.

Keesokan harinya baru Kaysan ikutan. Karena hari itu matahari bersinar dengan hangat. Suhunya 3 derajat di atas nol. Masih ada juga  salju yang lembut dan belum terjamah jejak kaki orang lain. Jadi Kalila dan Kaysan masih bisa membuat huruf-huruf dengan jari tangan mereka. Meninggalkan jejak kaki disalju dan mengikuti jejak kaki orang lain. Membedakan jejak kaki manusia dan anjing. Melihat air  mancur yang membeku, melihat sarang burung dan sarang lebah. Wah..pokoknya banyak sekali yang dilihat hari itu.

Meyenangkan sekali. Tidak sabar menunggu musim panas. Agar bisa keluar setiap hari dan berjalan-jalan tanpa jaket 😀

Iklan