Biasa deh..karena sulit pakai komputer, berebutan melulu kalau komputer menyala jadi sulit kalau mau update blog.

Kalila Kaysan mengamati es yang ada diluar jendela. Bunda yang ambil es yang ada diluar jendela dan diamati hingga meleleh. Ternyata lama melelehnya. Bagian yang tipis mudah patah dan yang seperti gunung paling lama melelehnya.

 Kita bikin kue Bola-bola Keju Coklat. Adik yang membantu mengambil tepung dan gula. Kakak yang melihat timbangannya dan membaca resepnya. Kalila melihat Bunda memisahkan putih dan kuning telur. Kalila membantu membuat berbagai bentuk rotinya. Kita juga sempat membuat donat dan pancake tapi tidak sempat difoto.

Kalila membuat istana dari gelas kertas. Dan diberi hiasan manik-manik dan tutup toples.

Kalila dan Kaysan bermain kereta-keretaan. Mereka duduk dikardus sisa kado dari temen Bunda. Cara bermainnya mereka duduk diatas kardus dan Bunda disuruh gantian menarik mereka dengan tali..kurus..kurus..deh Bunda 🙂

Bunda menemukan Radishes (ga tahu bahasa indonesianya) di pasar. Dijualnya masih bersama daunnya. Kata penjualnya ini buah dan daunnya bisa dimakan. Akhirnya Bunda browse dan menemukan resep sup daging dan radishes, sementara daunnya dibuat furikake (abon jepang) Alhamdulillah enak lho 🙂 Bunda dan Kalila senang karena Aunty Seila kasih buku cerita “Tell me A Story” didalamnya ada cerita tentang anak yang menanam radishes. Eh..kita ketemu sama Radishes beneran..Subhanallah..

Kalila membuat Snowman. Kalila dan Ayah jalan ke Xinghai Park. Kaysan diajak main salju tidak mau. Dia bilang “takut dingin” Ya sudah, jadi Bunda dan Kaysan dirumah bermain petak umpet dan gambar-gambar.

Kaysan membuat Caterpilar dari tutup botol dan bidak catur. Kreatif sekali menurut Bunda. 😀 😀

Kalila membuat Kebun Binatang dari Clay. Binatangnya dua dimensi sementara pohon dan batunya 3 dimensi 😉

Membuat sarapan roti aneka bentuk. Roti tawar satu pak langsung habis. Pinggirannya digoreng dengan balutan kocokan telur. Yang bikin roti nya enak….bikinnya sambil jongkok dan dekat kaki Kaysan..wkwkwkwk…

Bunda sengaja membawa pewarna makanan dari Indonesia. Buat eksperimen-eksperiman dan main-main saja. Kemarin Bunda mau mencoba eksperimen daya hisap tanaman, tapi gagal karena seledrinya sudah layu duluan. Tapi Kalila dan Kaysan sangat suka  melihat reaksi air yang diteteskan pewarna. Akhirnya Kalila membuat larutan darah dikamar mandi. Kasyan suka dengan pewarna Hijau dan kuning dan main sampai puas ngedeprok dilantai kamar mandi 😀

Kaysan dan Kalila juga suka bermain “Hide and Seek”. Awalnya Kaysan ikut  bermain sejak ada Nini. Kaysan sekalian belajar berhitung. Kalila malah belajar suku kata. Gara-gara ayah suka berhitung  “tu wa ga pat ma nam ju pan lan luh”. Lalu dia bertanya “kok gitu sih ngitungnya ?” Bunda bilang itu suku kata terakhir dari nama-nama angka. Jadi deh belajar suku kata juga. Jendela ada berapa suku kata, pintu, kalila, dan sebagainya.

Sabtu pekan kemarin kita jalan ketempat les musik di dekat Olympic Square. Karena mereka tidak bisa menyewakan ruangan kalau sabtu minggu akhirnya kita berniat mau membeli Electone akhir pekan ini. Kalila mau belajar piano bersama ayah.

Kalila dapat banyak boneka dari teman kalila, Himawari, yang pindah ke Jepang.  Ada boneka rusa, lumba-lumba, ada juga gajah dan orangutan. Plus Kalila dapat boneka orang dari Aunty Cathryn dan boneka Brownies (Teddy Bear besar setinggi 1.2m) dari Aunty Sunny. Teddy bear ini kesukaan Kalila untuk tidur karena empuk. Dengan banyak boneka itu kita suka membuat puppet show dengan kasur yang diberdirikan sebagai panggung bonekanya.

Kalila dan Kaysan ketika pulang kemarin beli CD pelangi nada. Mereka suka sekali lagu-lagunya yang sederhana dan mudah dihafal. Lucunya mereka terkadang mengganti sendiri syairnya. Seperti ketika gosok gigi, Kaysan bernyanyi “Aku suka gosok gigi..gosok gigi..Aku suka gosok gigi” dengan nada Bikin Kue. Atau berhitung dengan obyek yang diganti-ganti..seru deh pokoknya.

Iklan