24 Desember kemarin kita pulang kampung. Euforianya sudah dari sepekan sebelumnya. Jum’at 23 Desember ayah sampai lupa hari saking senengnya ..wkwkwk..

Kalila selalu bertanya..kapan ? kapan ? Jum’at malam Bunda sudah tidak bisa tidur. Bukan gelisah, tapi beres-beres rumah. Menghabiskan stock makanan di kulkas, menyiapkan bekal di airport. Karena airport Guangzhou tidak ada resto halal, sementara kita menunggu 5 jam disana.

Bunda dan ayah tidur jam 3 pagi dan bangun jam 5. Jam 6.35 membangunkan Kalila yang langsung ON dan siap sedia. Ohya, anak-anak tidur dengan long john (thermal clothes) nya biar tinggal pakai baju luaran aja tanpa mandi..hahaha *jorok*

Kalila bangun dan langsung memakai baju pilihannya, yaitu baju baru dari Kakak Rheia 😀 Kaysan dibangunin ngomel “mau bobo aja ! ga mau pergi !” Akhirnya dengan setengah sadar Kaysan digendong. Untung sampai pintu bangun..kalau tidak bingung deh bawa 4 koper sambil gendong anak huehehe..

Sampai luar angin lumayan kenceng, Kaysan dan Kalila saling pegangan tangan. Bunda jalan didepan dengan 1 koper besar dan 1 koper kabin, Kalila Kaysan ditengah, Ayah dibelakang bawa 2 koper besar. Dengan 2 taksi sampailah kita di airport. Langsung check in dan Alhamdulillah dapat tempat duduk 3-1. Sambil menunggu boarding Kalila dan Kaysan sarapan sup bakso tanpa air 😛 Bekel tahap pertama habis. Mereka makan lahap sambil melihat beberapa pesawat yang take off.

Ohya, ada cerita malu-maluin tapi lucu ketika di airport. Setelah check in kan ada pemeriksaan barang bawaan tuh. Kalila bawa ciya, boneka beruangnya. Bunda lupa kasih pendahuluan bahwa nanti kita akan diperiksa barang bawaannya. Begitu Ciya disuruh dimasukkin kedalam kotak dan masuk dalam kotak X-ray menangislah Kalila. Akhirnya Bunda bilang “Ciya ini seperi dicek dokter Kak” Eh..Kaysan mendengar kata-kata dokter langsung jerit-jerit “tidak rumah sakit..tidak rumah sakit !!” Alhasil mereka berdua menangis kejer dengan posisi duduk dilantai saat diperiksa petugas. Wadddoooohhh !!!

Alhamdulillah pesawat Ontime take offnya. Bunda pikir selama dipesawat 2K akan tidur, jadi Bunda bisa tidur. Ternyata tidak sama sekali ! Sekitar 2jam 45 menit mereka sibuk bermain dan tertawa-tawa. 15 menit ketika hampir mendarat sukses lah mereka tidur….

Di Guangzhou airport mereka senang karena kita naik electric car untuk menghubungkan domestik dan international terminal. Sebelum cek barang bawaan dan imigrasi Bunda sudah membriefing mereka terlebih dahulu tentang semua yang akan mereka hadapi didepan. Jadi pemeriksaan yang kedua ini tanpa tangis dan jerit. Kaysan malah tertawa senang sambil berkata “Asyik..ada Kaysan” ketika fotonya ada di komputer imigrasi Cina. 😀 😀

Menunggu 5 jam tidak terlalu terasa karena kita menonton film sambil makan niu rou chao fan dari rumah. Beli coklat halal produksi Malaysia di Duty free shop 😛 dan muter-muter terminal melihat pesawat take off dan landing.

Pesawat kita juga Alhamdulillah On time take offnya. 4 jam 40 menit terakhir yang kita habiskan dipesawat dari Guangzhou-Jakarta itu yang berasa lama. Kaysan terus bertanya “kok naik pesawat lagi ? Kok dua kali ?” Kalila bertanya “kapan bisa lihat Nini ? Ini udah bentar lagi ?” dan banyak pertanyaan sejenis.

Mereka hanya tidur sekitar 1 jam awal dipesawat. Selebihnya ngoceh dan mengutak-atik mainan plus gambar-gambar.

Sampai Jakarta, buka pintu pesawat langsung disambut Bude Rini. Duh senangnya melihat wajah yang dikenal. Setelah imigrasi dan bea cukai selesai langsung deh berlari keluar. Kalila sudah bercita-cita begitu melihat nini mau langsung lari dan memeluk nini. Keluar pintu langsung deh dia berlari dan memeluk nini.

Di mobil nini sudah menyiapkan martabak manis, martabak telur, singkong goreng. Duhhh..senangnya.. Tapi kok ya gerah banget…ternyata karena kita masih memakai baju berlapis 😛 😛

Senangnya pulang kampung ^_^

Iklan