Ini foto yang ada di USB dibawa dari Dalian. Jadi baru ingat ada yang harus dicatat.

Kalila ikut menulis tangan syair lagu. Awalnya gara-gara Bunda iseng menulis syair lagu From This Moment, eh dia ikut-ikut menulis syair I am a big big girl. Baru satu baris, sudah bilang “capek, panjang Bun” πŸ˜€ πŸ˜€

Ketika Bunda Ashtma nya kambuh menjelang pindah rumah, Kalila membantu Bunda mencuci piring dan memasak. Duhh..terharu bangetttt.

Kaysan menemukan mainan Angry Bird A la Kaysan. Dia tumpuk sendiri targetnya dan dilempar dengan boneka angry birdnya. Ada aja idenya. Pernah juga, tali kardus sepatu Bunda dijadikan ketapel Angry Bird oleh Kaysan.

Kalila membuat celengan dari LEGO yang akhirnya dimasukkan kedalam kulkas karena dia mau tahu koin didalam celengannya akan dingin atau tidak jika sudah masuk kedalam celengan.

Kalila menemukan LapBook nya yang dari Klub Oase. Akhirnya dia memutuskan untuk melakukan percobaan telur dan air plus garam lagi. Kali ini Kalila sudah bisa menakar jumlah garam dengan lebih tepat. Dan ambilan sendok garamnya sudah lebih stabil.

Kalila membuat ramuan pembersih lantai. Kaysan sebagai testernya. Kaysan yang disuruh melihat dan membaui larutannya. Bunda tidak suka harumnya, sementara Tante Linda suka. Jadi larutan itu buat Tante Linda.

Kita membuat panggung boneka dari kasur yang diberdirikan. Tokohnya bola dan Apel. Bunda dan Kalila bergantian membuat cerita. Seru dan melatih imajinasi !

Sehari sebelum kita pulang ke Indonesia, salju turun lumayan deras. Langsung deh kita keluar untuk menikmatinya. Sayang belum cukup banyak untuk membuat Snowman. Bunda baru tahu, kalau di Dalian itu memang dingin, tapi saljunya tidak terlalu banyak. Dingin karena angin dan (mungkin) awan saljunya ketiup angin melulu jadi ga turun di Dalian πŸ˜€ πŸ˜€

Iklan