Awalnya ayah mau menulis cerita sendiri, tapi ternyata tidak sempat melulu, jadi Bunda lagi deh 😀

Ayah ke Beijing untuk memperpanjang passport yang akan habis Mei 2012. Diperpanjang sekarang karena Working permitnya habis Desember 2011. Daripada perpanjang working permit dua kali, jadi sebelum perpanjang working permit, perpajang passport dulu.

Dari Dalian-Beijing ayah naik kereta. Alhamdulillah Deana, guru les Bunda, menawarkan mengantarkan ayah kestasiun. Bersyukur sekali karena Stasiunnya besar, banyak orang, banyak lajur kereta dan yang bikin makin pusing, semua petunjuknya dalam Hanzi. Deana membeli tiket pengantar agar bisa mengantarkan ayah sampai masuk kedalam kamar digerbong kereta 😀 😀

Berangkatnya tepat waktu pukul 19.26, tapi sampai Beijingnya telat. Dijadwal pukul 05.53, tapi ayah sekitar pukul 06.15-an baru sampai Beijing. Temen ayah, Samuel, sudah membantu menuliskan alamat KBRI dalam Hanzi  (biar mudah kalau bertanya)  juga memberitahu kalau ayah tidak perlu keluar dari stasiun, langsung saja mencari Subway untuk ke Dongzhimen (Alamat KBRI).Ternyata ayah tetap bingung karena stasiunnya besar juga heehee..

Alamat KBRI dalam Hanzi                                                                                           北京 100600,朝阳区,东直门外大街 4 号。

Beijing 100600, Chaoyang District, no.4 Dongzhimen Wai Street                       Phone : 86-10-65325489, 86-10-65325486/88 Facsimile : 86-10-65325368, 65325782

Setelah beberapa kali bertanya dengan bahasa tubuh 😛 sampai juga naik MTR di Dongzhimen area. Nah, dari situ deh Bunda dan Ayah mulai berkomunikasi intensif untuk mencari dimana KBRI. Ayah turun di Dongzhimen dan keluar dipintu C, capek jalannya karena terlalu jauh. Belakangan baru tahu, harusnya turun di Agriculture Exhibition Centre pintu D1.

Sekitar pukul 08.20 ayah tiba di KBRI, tapi belum buka loketnya. Loket buka pukul 09.00. Tapi ayah boleh menunggu didalam. Setelah melewati pos penjagaan diluar, ayah disapa dengan kata-kata “Ada perlu apa, Pak ?” kata ayah, berasa homey ada  yang ngajak ngomong Bahasa Indonesia ..haahaha

Pukul 09.00 buka dan ayah harus mengisi form lapor diri dulu baru form perpanjang passport. Sekitar satu jam ayah mengisi semua form-form itu. Bunda sih udah BT aja karena Bunda sudah mencoba lapor diri OL di Website KBRI Beijing dan selalu error. Tahun lahir tidak bisa diklik lah, data keluarga yang ikut tidak ada pilihan istri dan tidak bisa ditambahkan sendiri. Katanya jika ada masalah silakan kirim email. Sudah kirim email tidak dibalas eh ayah pakai dinasehatin sama orang KBRI suruh lapor dulu…:P Kenapa sih tidak dibuat mudah sistemnya ? jaman internet kayak gini masih aja harus manual *curcol* wkwkwk..

Anyway, setelah form dan dokumen-dokumen diserahkan, ayah menunggu lagi untuk sedikit wawancara. Bayarnya 147 Yuan, dan harus pakai card. Ayah pakai debit BOC kena biaya tambahan, jadi totalnya 148.18 yuan. Di slip pembayaran tertulis “Paspor/ SPLP selesai dalam 3 hari sejak penyerahan bukti pembayaran”. Tapi sepertinya kalau kita bilang kita dari luar kota dan perlu balik secepatnya, bisa satu hari jadi. Dan tips dari orang KBRI, mengurusnya hari Rabu atau Kamis relatif lebih sepi. Passport ayah selesai pukul 04.00 sore dihari yang sama.

Selama menunggu itu, ayah berjalan-jalan sekitar KBRI. Mencari masjid, restoran halal, dan mall. Semua dipandu Bunda dengan Google Map..hahaha..

Pukul 04.00 sore lebih sedikit passport ayah selesai dan ayah langsung melesat *udah ga nyasar soalnya* ke Airport. Dari Agriculture Exhibition Centre naik MTR sampai Sanyuanqiao (三元桥). Lalu lanjut naik Airport Express. Tarifnya 25 yuan. Sebelum naik Airport Express kita harus tahu dulu penerbangan kita ada di terminal berapa, karena ada dua cabang.

Karena ayah take-off pukul 20.30 dan sudah sampai Airport pukul 17.30-an, jadi makan-makan dan lihat-lihat dulu deh. Ohya, di Beijing Airport ini ada restoran Halalnya. Dan Ayah bilang makanannya enak banget dan sepadan sama harganya huahaha..

Iklan