Hari Jum’at kemarin kita main kerumah Tante Heidi dan Tante Ayu, tapi sayang foto-fotonya hilang. Sepertinya sih kehapus, entah oleh siapa. Foto-fotonya lihat ditempat Tante Linda aja ya heehee..

Kita berangkat dari rumah pukul 09.00 dan baru pulang pukul 17.00. Dan karena musim gugur, jadi sampai rumah sudah gelap 😀

Rencana awalnya kita main kerumah Tante Heidi, tapi ternyata Tante Ayu sudah mengundang dua temannya makan siang dirumah. Akhirnya kita bergabung untuk makan siang bersama.  Acaranya lucu karena teman-teman Tante Ayu bisa bicaranya bahasa Jepang dan bahasa Cina dan sedikit Inggris, sementara Bunda, Tante Linda dan Tante Heidi bisa bahasa Indonesia, Inggris dan sedikit Cina…jadi tulalit deh 🙂

Ada kejadian heboh pas kita mau bikin Takoyaki. Kaysan kena panas alat masak Takoyaki dan alat masak takoyakinya korslet karena voltase nya tidak sesuai antara Jepang dan Cina. Cina 220 V sementara Jepang 100 V. Bunda search dari sini.

Tante Ayu memberi oleh-oleh permen dari Shenyang. Ternyata permen itu sama dengan yang kita gunakan untuk membuat Pohon Permen. Kita jadi tahu deh kalau itu ternyata permen khas dari Shenyang.

Total perjalanan kita lumayan juga, dari rumah – rumah tante Heidi – rumah tante Ayu- rumah tante Heidi lagi – pulang. Pertemuan kali ini Bunda agak lebih santai karena anak-anak bermain dan (berantem :P) bersama. Tapi pas pulang lupa beresin mainan….maaf ya Tante Heidi..hahaha..

Ohya, Kalila dapat sweater dari Kakak Rheia yang dia sukaa banget. Sampai tidur pun dia pakai dan malam-malam minta dibuka karena kegerahan…Akhirnya dipakai ketika piknik deh. Terima kasih Kakak Rheia ^_^

Iklan