Hari ini kita membeli kue bulan. Kalila ingin memakannya besok sambil melihat Bulan. Ketika Pak Erwin masih ada sempat bercerita kalau kue bulan itu tidak Halal tapi tidak dijelaskan apa yang menyebabkan haram.

Deana, guru les Bunda, mengkonfirmasi kalau itu bisa dimakan karena tidak ada babinya. Ada yang isinya daging, kacang dan buah. Pilih yang buah saja. Akhirnya tadi kita membeli yang dalamnya strawberry dan nanas. Sampai dirumah Bunda dan Kalila langsung mencobanya. Enak !! 😀 😀

Setelah makan Bunda iseng mencari tahu tentang cara membuat dan sejarah kue bulan itu. Ada yang isi lima biji-bijian yang bijinya direbus dengan kaldu babi, yang isi buah aman. Sampai kita membaca cara membuat kulitnya. Ternyata kebanyakan kue bulan tidak halal, karena memakai lemak babi agar rasanya enak….kecuali yang buat vegetarian moon cake. wuekk wuek

Kita mencari ingredients Bahasa Inggris diwebsite nya tidak ada untuk mooncake ini, ada nya yang untuk biskuit dan kue lain produksi mereka. Kita bolak balik kotak makanannya tidak ada petunjuk juga apa komposisinya. Akhirnya kita buang sisa mooncake yang masih ada. Untuk amannya biar tidak ada yang makan kita buka satu-persatu dari tempatnya dan dibuang ditempat sampah diluar. DONE !

Masuk kedalam rumah Bunda membereskan kotak mooncakenya dan dimasukkan kedalam tas bungkusannya yang dipakai main Kalila. Ketika ingin meletakkannya ditempat mainan, ternyata ada komposisinya dalam tas bungkusan yang dipakai main Kalila dan dalam bahasa inggris pula. Mereka menggunakannya Vegetable Oil. Legaaaa….tapi sayang sudah dibuang 😛

Pelajaran buat Bunda adalah benar-benar  teliti dalam mencari informasi sebelum  bertindak. Sebelum makan dan sebelum dibuang ..wkwkwk..

Tapi memang banyak ragunya dalam makan kue bulan itu. Pastanya juga kita tidak tahu pasta nanas menggunakan bahan apa, dsb.

Iklan