Sabtu kemarin keluarga kita dan keluarga Tante Linda plus Om Dolly mau buka puasa dan tarawih di masjid Beijing Jie. Hari itu Kalila  bangun sahur dan minta ikut makan. Bunda dan ayah bikin lauknya pedas, yang tidak pedas hanya ikan teri saja.  Karena Bunda pikir “ah..nanti juga mau ikutan makan sama Adik” jadi Bunda tidak membuatkan lauk tambahan. Pagi-pagi dia bertahan tidak mau makan, Adik makan siang tidak mau juga. Sampai akhirnya kita tidur siang untuk persiapan berangkat ke Beijing Jie pukul 17.00.

Kalila mulai tidur sekitar pukul 13.30-an. Biasanya akan bangun lebih cepat dari Kaysan, sekitar pukul 16.00-an. Sore ini dia bangun sebentar lalu tidur lagi. Bunda tidak terpikir apa-apa, paling kelelahan karena bermain sepanjang hari.

Pagi-pagi kita belanja kepasar lalu berjalan-jalan sekitar rumah. Mereka terkejut ketika melihat sarang laba-laba yang kemarin rusak sekarang sudah ada lagi dan besar juga seperti sebelumnya. Pulang ketika hujan deras tiba-tiba turun. Seruuu..berlari-lari dibawah hujan 🙂 Setelah itu hanya dirumah saja. Kalila dan Kaysan bermain lego.com dengan dua komputer. Kaysan pakai komputer rumah, Kalila pakai Notebook Ayah. Mereka juga menggambar dan berloncat-loncat turun naik tempat tidur. Kalila menggambar beberapa orang dengan nama dan usia masing-masing orang. Adik sempat mendengarkan lagu Bryan Adams di notebook Ayah dengan posisi dan ekspresi lucu. Kaysan bukan sedang menghayati lagunya, tapi senang melihat anjingnya 😀

Balik ke sesi tidur Kalila. Bunda sudah sms Tante Linda mengabarkan kalau kita sepertinya akan telat. Sambil menunggu Kalila bangun, Ayah memasak untuk bekal dan Bunda menyiapkan tas tempur yang berisi minum, nasi, mukena, baju ganti anak-anak. Sekitar pukul 17.00-an lewat Kalila bangun dan lemes banget. Dia berkata “Bunda, aku ga mau ke masjid. Di rumah saja” sambil bertanya kenapa Bunda langsung teringat kalau dia belum makan. Langsung deh “Kakak lapar ya ? Ayo makan !” Akhirnya dia mau makan setelah dijelaskan Allah juga tidak suka kalau kita sakit dan memaksakan diri. Akhirnya disuapin 2 mangkuk nasi. Lalu minta pisang, habis 1 setengah dan mulai berenergi.

Karena batal buka bersama di Masjid, dialihkan deh kerumah kita. Kalila juga minta Tante Linda datang kerumah saja. Tante Linda langsung bermanuver membuat mie goreng buat Kalila. Bunda langsung beres-beres rumah dan peralatan makan. Ayah langsung lari keluar membeli makanan tambahan 😀 😀 😀 Fiuhh…seru sekali perubahan rencana disore hari itu.

Buka puasa Alhamdulillah asyik dan rame walau cuma dua keluarga plus Om Dolly. Senang melihat Kalila lahap makan pie dan mie goreng Tante Linda plus jelly. Dia juga sudah aktif  loncat-lari dan bercerita dengan panjanggg.  Waaahhh..ternyata lemes ya Kak.  Bunda senang sih Kalila sudah bisa mengidentifikasikan rasa lemes dengan tidak mau pergi.

Kita ngobrol ngalor-ngidul sampai hampir pukul 22.00.  Tante Linda dan om Arno pulang dibawah rintik-rintik hujan …;)

Iklan