Kemarin akhirnya kita bertemu dengan Tutor bahasa Cina untuk Kalila dan Kaysan. Namanya Wu, dia mahasiswi yang sedang liburan musim panas, jadi dia hanya bisa jadi tutor selama 2 pekan. Bunda pikir, ya sudah lah..sambil mencari lagi kita bermain bersama saja dahulu.

Awalnya dia pikir dia disuruh mengajar. Lalu Bunda bilang “bukan mengajar, hanya bermain bersama” Dia ย belum dapat idenya. Sampai akhirnya kita sampai dirumah dan Bunda tunjukkan “cara” bermain bersama, baru dia mengerti. Dan terkadang dia masih suka bicara “this is Zhu” Bunda bilang “bu ke yi shuo ying yu” alias ga boleh bicara bahasa inggris. Akhirnya dia (rasanya) lebih rileks ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

Kalila mengajak bermain lego, beads, dan badminton. Kaysan mau mewarnai dan bermain teropong-teropongan dari kardus tengah bekas tissue gulung. Teropongnya itu untuk melihat Laba-laba hasil kreasi Kaysan.

Pukul 12.00 Wu pulang dan ayah datang. Ayah masuk angin nih karena kurang tidur sepertinya ๐Ÿ˜› Akhirnya Kalila dan Kaysan malah foto-foto ayah bobo siang dari berbagai sudut..hehehe

Sore-sore ayah mau buka puasa mie yang hangat-hangat, akhirnya kita jalan ke resoran muslim untuk membeli mie kuah. Disini mie nya itu segar, karena mereka baru bikin mienya ketika akan disajikan.

Untuk mendukung “perbahasa-an kita” (apa seeh ? :P) Bunda print hanzi dan pinyin untuk beberapa benda yang ada dirumah. Semoga Bunda bisa lebif hafal dan anak-anak juga. Ini terinspirasi ketika dulu mengenalkan Kalila dengan huruf . Ceritanya ada di Blogspot.

 

Iklan