Setelah dari pasar, Kalila dan Kaysan bermain “terbang-terbang” lagi lalu main clay. Mereka tidur siang, Kaysan makan siang dan bermain hal-hal lain. Tapi ada kejadian jari Bunda teriris pisau, jadi Bunda sempat leyeh-leyeh karena lemes deh melihat darah 😛 Yang lucu, ketika melihat darah, Kaysan langsung nangis memeluk Bunda, sementara Kalila membantu mengambil band-aid  tapi langsung bersembunyi dibalik bantal dan menangis juga. Jadi terharu disayang sama dua anakku…..

Kalila bertanya “Bunda, nanti darahnya habis tidak ? Perlu kedokter tidak ? yakin Bunda ga akan meninggal karena kehabisan darah ?” Akhirnya jadi bicara banyak deh, tentang transfusi, donor darah, waktu Kaysan dioperasi, dan sebagainya…hehehe

Iklan