Hal ini sebenarnya sudah dimulai dari dulu, Bunda selalu mengenalkan semua bagian tubuh kita termasuk bagian yang pribadi dengan bahasa yang jelas tanpa memberi nama julukan. Kalila dan Kaysan sudah tahu perbedaan alat kelamin mereka berdua.

Yang membuat Bunda bingung adalah ketika Kalila bertanya tentang kondom. Ketika kita berbelanja ke Walmart, kita mencari plester untuk membungkus jempol Adik yang masih suka menghisap jempolnya ketika mau tidur. Nah, didekat kasir kita menemukan plester itu dan diatasnya ada kondom. Kalila hendak mengambil yang berwarna merah. “Ini saja, Aku suka warnanya”

Bunda sama Ayah langsung bilang “ini saja Kak, itu bukan plester” Langsung deh pertayaan beruntun datang, “itu apa ? buat apa?” Akhirnya Bunda bilang “Beri Bunda waktu 1 hari Bunda akan cari diinternet”

Mulai deh browsing sana-sini. Kebanyakan pada bilang, sampaikan sebenarnya apa itu namanya dan kegunaannya untuk mencegah adanya bayi. Biasanya anak usia 5 tahun akan berhenti bertanya dan merasa cukup. Begitu kata mereka. Tapi Bunda tahu Kalila, dia tidak akan cukup pastinya. Akhirnya Bunda tanya Nini, Nini bilang “kalau memang dia sampai bertanya bagaimana cara pakainya, bilang saja nanti kalau kalila sudah besar baru dikasih tahu”

Besoknya, sebelum Bunda ajak bicara, dia sudah menagih duluan “Bunda, apa kata internet yang aku lihat kemarin ?” Bunda bersyukur juga karena dia bertanya ketika dia lagi poop dan Bunda lagi masak, jadi tidak face to face. Masih kagok kalau dia tanya macam-macam.

Kalila : Jadi itu namanya apa Bun ?

Bunda : Itu kondom Kak.

Kalila : Buat apa Bunda ?

Bunda : Buat mencegah biar tidak hamil Kak.

Kalila : Gimana caranya Bunda biar tidak hamil ?

Bunda : Kalila kan sudah tahu sperma dan sel telur bertemu biar menjadi bayi. Nah itu buat mencegah sel telur dan sperma ketemu, biar tidak jadi bayi, pakai kondom itu.

Kalila : Pakainya digimanain sih Bun ?

Bunda : Kalau itu nanti ya jawabnya tunggu Kalila berusia 13 tahun. 😀 😀

Kalila : kenapa tidak sekarang ?

Bunda : Karena kalau Bunda jelaskan sekarang, Kalila akan menjadi semakin bingung karena banyak hal  yang belum Kalila ketahui.

kalila : Oh..aku 13 tahun, berapa kali tidur lagi ?’

Bunda : hitung aja Kalila jadi 6 tahun berapa kali tidur lagi nah, nanti dikali 7. Masih lamaaaaaa sekali Kak !

Kalila : hmmm..banyak banget sih…..

Pheeewwww

Iklan