Kalau ayah tidak ada halangan setiap akhir pekan ayah bermain badminton di Dalian Maritime University. Kita selalu ingin ikut, tapi jadwalnya selalu tidak match dengan jadwal tidur anak-anak. Kata Teman ayah, disana juga ada kolam renang yang bisa dipakai umum dan tempatnya menyenangkan. Pekan ini kita berencana kesana sekalian Kalila juga ingin berenang. Pagi-pagi mau kesana tapi tidak jadi karena Kalila lebih senang chatting dengan Aunty, akhirnya terlalu siang. Bangun tidur siang, pukul 17.00-an kita berangkat naik bus 10. Sampai sana kita bingung deh mau kemana karena kampusnya luas sekali dan tidak ada direktorinya 🙂

Dua kali bertanya dengan mahasiswa, akhirnya dapat kolam renang yang kecil. Itu juga sudah tidak bisa masuk karena sudah mau tutup..hehehe. Ada satu lagi yang besar, tapi kita belum sempat menemukannya Kalila sudah kelaparan dan waktu juga sudah hampir pukul 19.00

Tapi disana kita sempat melihat teratai didanau, anjing yang berlari-lari, Bunga-bunga, Capung yang mati. Kaysan bertahan melihat capung yang mati..lumayan juga sekitar 20 menit kita duduk dipaving menunggu Kaysan mengamati capung mati :). Kaysan mengamati sambil berkata “animal ? incek (insect) ? Head, thorax and abdomen ?”  😀 Mereka juga berlari-lari kesana-sini karena memang asyik didalam kampus itu. Luas lapangannya dan sepi.

Pulangnya kita mampir kerestoran muslim dekat rumah untuk membeli makan malam. Bunda dan Ayah makan Xiaopanji…yummy dan pedas..

Iklan