Hari ini kita berencana untuk pergi keluar menerbangkan layangan Kalila. Seru sekali walau Kalila hanya menerbangkannya tidak jauh diatas kepalanya. Dia berputar-putar mengelilingi lapangan diikuti Kaysan, hingga mereka berkeringat dan duduk sambil berkata “capek” hahaha.

Setelah duduk, Kalila bingung melihat benangnya terpuntir-puntir. Kok begini Bunda ? Karena angin membuat layangan berputar-putar Kak, kan kakak bergeraknya juga berputar-putar. Makin tinggi layangannya terbang, makin kencang anginnya. “Jadi benangnya makin acak-acakan kalau terbang tinggi ?” tanya nya lagi. Iya Kak, makanya layangan benangnya dibuat dari kaca yang dihaluskan. Kuat tapi tajam.

Ketika kita lagi berbincang dengan Kalila, Kaysan berlari kearah sinar matahari dan berkata “Shadow”. Lalu Kalila bilang “kok shadownya sedikit ?”  Oh iya..karena sudah hampir  tengah hari..Coba nanti sore kita kesini lagi dan perhatikan bayangannya ya.. Sore ini kita kesana lagi dan ternyata…tidak ada matahari..hehehe

Jadi besok kita akan cari tempat baru yang lebih diluar dan mencoba memperhatikan bayangannya lagi.

 

Iklan