Musim panas di Dalian, kita berasa jadi turis. Sukanya jalan kemana-mana. Sabtu pagi ini kita berencana ke Pasar dibelakang stasiun. Disana harga barangnya murah-murah. Tapi harus bisa nawar ya…Rencana berangkat pukul 8.30 molor jadi 09.00 karena Bunda terlalu lama masak makan pagi dan siangnya (buat bekal). Naik bus 23 lalu berjalan kaki kepasar. Lumayan jauh juga. Diiringi hujan dan kabut kita berjalan melewati dua penyebrangan bawah tanah. Alhamdulillah sudah siap jas hujan dan payung.

Kabut Di Atas Gedung

Sampai sana suasana memang mirip Tanah Abang…ramai cuma lebih sepi sedikit…:) Kita mau membeli baju, karena kita datang ke Dalian hanya membawa sedikit baju dengan pikiran akan mudah mencari baju di cina karena semua kan “Made in China” :P.  Lantai satu kita mencoba membanding-bandingkan harga dulu. Lalu setelah satu putaran sudah tahu kisaran harga baru berani nawar. Awalnya tidak dikasih, tapi lalu dipanggil. Dua toko kita  berasa masih kemahalan dapatnya, tapi lumayanlah..hihihihi..kan sekalian belajar bahasa juga ^_*

Toko ketiga sudah lebih tahu, kita tawar tidak dikasih, kita tinggal tidak dipanggil, berarti bener mentok tuh. Jadi ditoko keempat kita tawar seharga toko ketiga, biasa deh..tidak dikasih..sampai mau ditinggal baru dikasih..

Yang bener-benar amaze ketika menawar tas. Harga nya Bunda kurangin 2/3 nya jadi lho. Asal kekeuh ya….Yang terakhir beli sepatu buat Bunda. Ternyata dipintu gudangnya ada tulisan Bismillah. Bunda bilang “Muslim” dia bilang “dui..dui..”. Ya sudah dia kasih harga. Bunda bilang..”muslim, bu gui” sambil senyum..langsung dia turunin harganya..hehehehe

Lantai satu dan dua itu semua baju, lantai tiga pernak-pernik pernikahan, souvenir, keramik cina, lantai empat sepatu, tas, koper. Kita hanya sampai disana karena semua kebutuhan kita sudah dapat Alhamdulillah.

Sekian dulu deh belanjanya. Kalila dan Kaysan sudah makan sepanjang jalan. Yang mau makan gantian duduk distroller 😀 Pulang naik taksi karena banyak belanjaan dan mereka pun sukses tidur di Taksi.

Tidur Siang ^_^

Ayah foto-foto pemandangan selama perjalanan, tapi hasilnya tidak bagus karena hanya dengan kamera HP. Ada disini !

Iklan