Tag

,

Ahad ini kita jalan ke Binhai Road. Kita berjalan kaki sepanjang wooden track yang memang dipersiapkan untuk pejalan kaki. Asyik sekali walau pegel..maklum deh udah lama banget tidak jalan jauh. Paling jauh ke Trust Mart..hahahaha. Wooden Track ini yang terpanjang didunia lho. Dan hebatnya lagi tidak ada corat-coret, pedagang kaki lima atau sampah.

Kalila sudah bersemangat untuk hiking hari ini. Dia bangun pukul 4 pagi dan menolak untuk tidur kembali. Matahari juga sudah terang banget sih..secara subuh aja pukul 02.30 gitu lho :P. Pukul 6 kita sudah diLobby Apartemen dan menunggu Om Dolly dan Om Erwin. Om Dolly datang, tapi Om Erwin tidak jadi ikut karena tidurnya terlalu malam. Naik bus 23 sampai di tempat yang ada bola raksasa. Bunda tidak tahu apa namanya, di googling juga belum nemu, tapi ada yang upload foto ketika dia menyala dimalam hari. Suatu hari kita harus jalan-jalan di malam hari sepertinya 🙂

Kita tiba disana sekitar pukul 06.30 menelpon Tante Heidi yang ternyata juga tidak jadi ikut karena Kakak Rhea n Marcelnya masih bobo :), lalu berjalan menuju Metropolis mall untuk bertemu dengan Om David, Om Arno n Tante Linda. Sebelum bertemu dengan mereka kita menggelar sarapan pagi dulu. Bunda bekal onigiri isi ayam brokoli untuk Kalila dan Kaysan. Setelah kumpul lengkap kita menuju terminal bus untuk naik Bus no 2 ke LaoHutan. Nah..darisana deh perjalanan kaki kita dimulai. Awalnya masih tertawa-tawa dan foto-foto…lama-lama jalannya menanjak dan membuat pegal. Kaysan dan Kalila sempat bergantian duduk di Stroller. Kalila hari itu awalnya berjalan bersama Tante Linda, lalu nempel dengan Om David. Ayah mendorong stroller Kaysan cepat sekali, sampai ketika kita menyusul ayah didepan ternyata Kaysan sudah tertidur 🙂 Ohya, Kalila sempat menangis minta bermain kuda-kudaan seperti dulu dengan Om Steven, tapi tidak mungkin dilakukan hari ini karena akan membuat perjalanan kita semakin siang. Alhamdulillah deh bisa dialihkan…..

Perjalanan kita diwarnai dengan ngemil, tertawa, bercanda, foto-foto tentunya…Pemandangannya bagus sekali. Kita bisa melihat gunung dan bukit dari jalur pejalan kaki itu. Udara juga sangat bersahabat, angin bertiup semilir dengan matahari yang bersinar tidak terlalu  terang.  Sayang sekali, baterai kamera Bunda hampir habis jadi hanya mengambil beberapa gambar saja.

Tiap jarak tertentu terdapat tempat istirahat yang nyaman dan toilet yang kata ayah tidak terlalu bersih dan bau. Jadi kalau bisa tahan dulu ya :P. Diluar kebersihan toilet, semuanya bagus sekali. Disana sebenarnya ada banyak park, museum yang bisa didatangi secara terpisah. Nanti InsyaAllah kita akan mencoba satu-satu dengan menyewa mobil :D. Perjalanan kaki diakhiri dengan foto-foto di sculpture dari Guines Book of Record

Capek jalan-jalan kita langsung makan siang……..Makan siang kali ini di Big Apple Restaurant. Untuk amannya kita memilih seafood untuk menu makanannya dan untuk Kalila Kaysan plus Ayah ..makan siang diakhiri dengan ice cream.hmm… yummmy… Pulangnya kita naik taksi dan Kalila memilih dengan Om David, sampai tertidur dipangkuan Om David dia saking enaknya 🙂

Capek tapi senang dan kenyang ^_^

PS : Sebenarnya ketika Maret lalu kita baru datang, Bunda n the gank (nini, bapak, dan semuanya) kita pernah naik mobil kesini. Cuma baru ngeh deh ketika sekarang jalan untuk kedua kalinya 🙂

Foto lengkap dari kamera ayah ada disini

Iklan