Selama kita menjalani HE, ayah memang menyetujuinya tapi jarang sekali “peduli” tentang apa sih HE yang kita lakukan. Bahkan tidak jarang ayah juga memberikan penjelasan yang kurang benar jika ada teman-temannya yang bertanya tentang HS yang kita jalani.

Setelah Bunda berbicara panjang lebar tinggi rendah ^_*, yang intinya meminta ayah untuk lebih peduli dengan pendidikan anak-anak yang kita jalani, akhirnya datang juga moment itu. Terbawa suasana hati senang karena ujian BEC nya selesai dan merasa bisa mungkin hehehehehe, ayah tiba-tiba mengajari Kalila membuat topi, kapal-kapalan kertas dan pesawat terbang kertas. Yippiieeee..senangnya Bunda !

Kalila pernah mencoba membuat pesawat dari kertas, tapi hanya dilipat menjadi bentuk datar dan dicoba diterbangkan dari lantai 2. Ternyata hanya melayang seperti kertas. Ketika ayah membuatkan pesawat dengan bentuk yang menyerupai pesawat ternyata bisa terbang lebih tinggi dan terarah. Kalila bertanya dan ayah menjelaskan dengan bahasa ayah bahwa sayap dan lipatan kertas dibawah itu membuat pesawatnya bisa terbang dan terarah. Jadi ketika kita mau belanja mingguan ke Supermarket, Kalila, Kaysan dan Ayah bermain dulu di Lobby belakang Apartemen untuk bisa menerbangkan pesawat diarea yang lebih luas dan lebih tinggi.

Semoga berlanjut ya Ayah “pedulinya” ^_* 

Iklan