Tag

Di Indonesia Kalila dan Kaysan belum pernah naik Bus umum. Alhamdulillah disini diberi kesempatan untuk mencoba naik bus kemana-mana dengan bus yang nyaman. Kita sudah pernah pergi ke Xinghai Park, Peace Plaza, Carrefour di Xian Lu dan pulang dari Rumah Sakit naik Bus. Semua naik Bus 23, kecuali ke Xian Lu yang naik Bus 10 atau naik Trem. Kalila senang berdiri ketika di Bus dan selalu menolak jika diberi tempat duduk oleh orang lain yang duduk. Dia bilang “Asyik bisa melihat lebih jelas jika berdiri” dan bersikeras bilang tidak capek walau perjalanannya jauh.

Ketika kita berdiri dekat pintu keluar, Kalila tertarik dengan tombol merah yang ada di pintu. Ketika Bunda jelaskan bahwa itu adalah bel yang harus kita tekan ketika kita ingin turun di halte, dia bertanya “Di Indonesia juga ada ?” šŸ˜€ Tidak ada Kak, di Indonesia bus nya ada kondektur, orang yang membantu supir mengatur penumpang dan memberitahu supir dimana penumpang mau turun. Jadi tidak ada bel.

Ketika ayah bertanya “mau tidak ayah beli mobil ?” ternyata dia jawab, “Tidak, karena aku tidak mau pakai car seat” LOL. Ohya,Ā Di Cina SIM nya harusĀ SIM Cina dan bikinnya rumit untuk orangĀ asing. Tapi baca-baca sekilas di Dalian Expat forum, sepertinya ada jalur cepat juga deh…^_*

Bunda juga menikmati naik Bus dan Trem yang bayarnya hanya 1 yuan sampai manapun juga…..

Iklan