Ada yang mencari tidak ya ? 🙂 Setelah pergi jalan-jalan ke Peace Plaza  hari Kamis pekan kemarin, Kalila panas tinggi dan disusul Kaysan. Panasnya tidak tanggung-tanggung, sampai 40.6  dan 40.3 walau sudah diberi Parasetamol tidak pernah kurang dari 38.7…Alhamdulillah ada persediaan Ibuprofen Supositoria…. Tapi tetap masih naik keesokan harinya. Tante Heidi memberikan no Handphone dr. Liu, dokter anak langganan orang asing di Dalian karena dia bisa Bahasa Inggris. Bunda hubungi ternyata dia ada di Shanghai hingga bulan depan. Sabtu siang bermodal medical record ketika Kalila dan Kaysan dulu sakit pertama kali datang ke Dalian, kita nekat di Rumah Sakit tanpa didampingi orang Cina asli yang bisa berbahasa Inggris. Sampai sana Bunda hanya mengikuti flow yang dulu Uncle Steven lakukan. Ke pendaftaran dan menunjukkan catatan Kalila dan Kaysan yang dulu, sehingga dapat nomer antrian. Di cek suhunya dan ke tempat Dokter Anak. Ternyata Dokternya sama sekali tidak bisa bahasa Inggris. Alhamdulillah ayah sudah telp Uncle Victor, temen kantor Ayah, untuk bersiap-siap bicara dengan dokternya jika kita buntu di bahasa. Jadi percakapan kita berlangsung Bunda-HP(Uncle Victor)-Dokter. Dokter -HP(Uncle Victor)-Bunda. Phewww..*sekarang bisa tersenyum, kemarin mau nangis rasanya*

Intinya, paru-paru bagus, jadi harus cek darah. Cek darah dan ternyata kadar Neuthophyl nya jauh dibawah normal. Dokter bilang mereka kena Neutropenia. Awalnya tidak mengerti. Ambil semua obat dan cek diinternet di rumah. Kalila dan Kaysan diberi Antibiotik Ceclor. Menurut Bunda nyambung deh obat sama gejalanya. Jadi diberikan itu obat sore hari. Malam masih panas tinggi…diberi obat paracetamol pukul 22.00 malam Kalila Alhamdulillah sudah tidak naik lagi, Kaysan masih 38.9 pada pagi harinya. Namun setelah minum Antibiotiknya 3 kali panasnya sudah tidak pernah naik lagi.

Habis Berjemur Matahari

Cukup sudah..semoga sehat selalu..tinggal Bunda dan Ayah mau tidur pules dulu ya 😛

Iklan