Selain susah mencari salon anak-anak, bagaimana bicara bahasa mandarinnya juga masih menjadi kendala buat Bunda ketika ingin memotong rambut Kalila dan Kaysan. Kaysan mungkin lebih mudah karena tidak perlu menjelaskan model dan bisa di tukang cukur ayah dan tunjuk no cukurannya 😀

Akhirnya karena Kalila sudah mengeluh poninya terlalu panjang, Bunda memberanikan diri memotong poni Kalila. Dan ternyata Kalila mau bagian belakangnya juga. Ya sudah jadilah dipotong cara Bunda.

Ketika basah belum terlalu terlihat. Nanti deh tunggu foto lagi ketika kering, sekarang masih tidur siang :))

Iklan