Tag

Hari ini sebenarnya kita hanya merencanakan pergi ke Trustmart dan pasar tradisional dekat rumah. Tetapi karena kemarin ayah membeli daging sapi dan ketinggalan di Freezer kantor, jadi kita akan berjalan ke kantor ayah. Ohya, ayah membeli daging nya di Beijing Jie sekalian sholat Jum’at. Beijing Jie itu seperti kawasan Muslim diDalian. Disana ada masjid, pasar yang menjual daging ayam dan sapi Halal juga banyak restoran Muslim. Jadi sekalian sholat ayah biasanya membeli daging. Disana dagingnya bisa dicincang atau dibuat tipis seperti sukiyaki. Ayamnya juga bisa minta difillet, atau dipotong sesuai dengan keinginan kita, asal tahu bahasanya seperti apa :))

Di dekat kantor Ayah ada McDonalds. Kita berencana mampir kesana sebelum kekantor ntuk bermain di Play Groudnya. Lumayan ada Indoor playground yang hangat, sudah lama Kalila dan Kaysan tidak keluar rumah dan bermain di Palyground. Biasanya di BSD tiap hari main keluar :))  Karena tidak enak kalau cuma main, akhirnya kita pesan minuman.

Setelah bermain disana, kita melanjutkan perjalanan ke kantor Ayah. Kantor Ayah ada di Lantai 8 Dalian Software Park Gedung no 12. Karena resepsionisnya tidak masuk dihari Sabtu, maka Kalila dan Kaysan Bunda foto di meja resepsionis 😀

Tapi melihat tulisan Avaya dengan latar belakang peta dunia bikin Bunda sebel. Karena peta Indonesia, Kalimantan dan Sulawesinya bergabung. huuuu….maunya bilang minta diganti tuh ! Disana kita sempat melihat meja kerja Ayah dengan foto Kalila dan Kaysan disana. Setelah mengambil daging di Freezer, lalu kita pergi ke Pasar tradisional membeli buah dan sayur. Sampai rumah pukul 13.00 dan Kaysan sudah mengantuk. Kalila dan Ayah ternyata mau pergi jalan lagi keluar membeli roti. Ya sudah, akhirnya Bunda dan Kaysan tidur di kamar. Kalila dan Ayah jalan, baru kembali pukul 13.30. Lalu kita tidur bersama deh 🙂

Sepanjang perjalanan kemarin, udara cukup panas, sekitar 18 derajat celcius. Semua orang bilang “Tidak perlu jaket tebal” sambil menunjuk-nujuk Kaysan. Duh…pura-pura tidak mengerti saja deh, sulit menjelaskan dengan bahasa cina…karena mereka tidak mengerti kalau kita biasa udara panas dan Kaysan itu masih sangat kedinginan. Dengan baju berlapis begitu saja dia masih batuk dan berair hidungan ^_^

Sore hari ketika kita ingin BBQ diluar, kita mengecek jendela..lho ternyata sudah berembun. Benar saja, karena angin, turun lagi deh suhunya  jadi 10. Jadi kita mengurungkan niat untuk keluar.

Iklan