Tiga tahun yang lalu, Nini, neneknya Kalila dan Kaysan, menggunakan HandPhone hanya untuk ditelepon. Menelepon jika sudah hafal nomernya baru bisa. Lalu, ketika mulai banyak temannya yang memberikan nomor telepon, Nini belajar untuk bisa menyimpan dan mencari daftar nama temannya untuk ditelepon. Namun, untuk sms masih belum bisa dan belum mau belajar. Sampai suatu ketika Nini pergi umroh sendirian. Kalau telepon terus menerus kan mahal, sedangan kami, anak-anak dan cucu-cucunya, sudah terbiasa untuk setiap saat ditelepon atau menelepon Nini. Akhirnya Nini belajar untuk sms……Alhamdulillah bisa walau awalnya masih suka salah kirim. Tapi latihan terus menerus membuat Nini mahir ber-sms-an. Asalkan kacamata sudah dipakai, bisa dengan cepat membalas sms. Ohya, akhir-akhir ini malah sudah bisa pakai smiley..hehehe..

Tahun lalu, ketika kita masih berada di kota yang sama, Nini tidak pernah menyentuh komputer. Sekarang ketika kebutuhan berkomunikasi dengan cucu melalui komputer menjadi sebuah keharusan, maka sekali lagi,  mau tidak mau Nini harus belajar memakai komputer. Awalnya Kalila chatting bersama Nini diruangan yang sama. Kalila suda mengetik Halo, Nini belum membalas. Nini masih menghapalkan letak huruf di Keyboard. Sampai Kalila mengetik “Kok lama sih Ni ? ” huehehehe…

Saat ini Nini sudah bisa menyalakan komputer, sign in di Yahoo Messanger, dan menekan tombol “Video Call”. Pernah suatu ketika suara di komputer Nini tidak keluar, Bunda berikan arahan dari jauh, dan Nini bisa mengatur Speaker Configurationnya…hebattt !!!

Jadi..ketika kita belajar sesuatu karena memang kita merasa membutuhkannya akan lebih baik proses dan hasilnya daripada jika belajar sesuatu yang menjadi keharusan. Bravo Nini 🙂

Iklan