Episode yang sama ketika di Indonesia. Kata Kalila “Bunda, kan sudah belajar di Jakarta sama Adinda, kok belajar lagi disini ?” 😛

Begitulah…biar makin bisa ceritanya. Hahahaha..Anyway, disini guru Bunda “English name”nya Diana. Bunda les berdua sama Tante Linda, istrinya Om Arno. Les sepekan dua kali Senin-Rabu jam 6.30 – 8.00 malam.

Pertemuan pertama Rabu kemarin, tanggal 13 April 2011. Diana mengajarkan dengan flash card huruf Alphabet dalam ejaan Cina. Sebenarnya agak mirip Indonesia kecuali huruf  “O” yang dibaca Wuo. Kalau dengan Bahasa Inggris kan banyak bedanya..”A” dibaca A dengan mulut terbuka lebar. “I” dibaca I bukai aI, “E” dibaca seperti dalam kata “Enak”, “U” dibaca U, “U dengan dua titik diatas” dibaca seperti huruf arab qolqolah U’.

Konsonannya “D” dibaca “t”. “T” dibaca “th”, “B” dibaca “p”, “P” dibaca “ph”.

Tone sama seperti diajarkan Adinda, ada empat nada yang membedakan arti. Nada 1, nada datar. Nada 2, nada naik. Nada 3, nada turun naik. Nada 4, nada turun.

Kata-kata yang dipelajari hari itu

ba nada 1 artinya delapan

ba nada 4 artinya ayah

ma nada 1 artinya ibu

bu nada 4 artinya tidak

ni nada 3 artinya kamu

he nada 1 artinya minum, semua diajarkan dengan menulis Hanzinya.

Yang lucu, karena bahasa pengantar kita kan Bahasa Inggris, jadi Bunda suka keceplosan. Diana bilang “ni he bu he ?” artinya kamu mau minum tidak ? Bunda jawab “bu he”. Tante linda jawab “he” Bunda langsung bilang “Oh..aku tidak mau dan Mba Linda mau”……begitu sadar Bunda bicara Bahasa Indonesia…langsung deh kita bertiga tertawa bersama…:-D

Deana, Wo Laoshi

Semoga les kali ini benar-benar bisa langsung praktek. Mengingat lingkungan sudah sangat mendukung..hehehe

Ohya, Kalila ikutan denger-denger dan dia sudah punya teman main di Lobby. Walaupun mereka tidak saling mengerti ketika berbicara, tapi tetap mereka bersenang-senang bersama ketika bermain :))

Iklan