Ketika Cha n ummi Gita Lovusa datang kerumah Bulan Oktober 2010 mereka membawakan oleh-oleh seekor kura-kura. Awalnya kita pikir itu kura-kura, ternyata setelah browsing-browsing baru tahu kalau itu Penyu air tawar. Kalila memberi nama Funny, karena dia lucu kata Kalila.

Pertama melihat, Kaysan langsung jatuh hati….Dilihat, dipegang, diamati, dibolak-balik sampai akhirnya diobok-obok. Menghindari kemungkinan “penyiksaan” lebih lanjut, Funny Bunda letakkan di dapur yang ada pintunya. Sehingga Kaysan tidak bisa “main” tanpa sepengetahuan Bunda karena dia belum bisa membuka pintu dapur.
Pertama kita kasih makan kubis dan bayam. Ternyata tidak mau dimakan. Pesan dari Ummu Cha, biasanya dikasih makan makanan ikan dari tokonya. Akhirnya kita kasih makanan ikan dan dimakan….Senangnya ! Tapi Funny itu pemalu sekali. Jadi setelah kita beri makan, harus pergi menjauh agar dimakan. Pernah satu kali kita tetap beraktivitas didekat Funny, sampai siang tidak dimakan . Jadi kalau mau melihat Funny makan, kita harus berada diluar dapur dan melihatnya dari jendela.
Kita kan punya jadwal sepekan sekali kerumah Nini. Funny pasti ikut dimobil. Kalila akan selalu mengingatkan untuk membawa Funny. Ohya, Ember Funny cepat sekali kotor, karena dia poop juga disitu dan airnya juga untuk minumnya . Jadi minimal sehari sekali harus segera diganti air dan dicuci embernya.
Pernah ada satu kejadian lucu. Setiap hari kita “melepas” Funny untuk berjalan-jalan dilantai dapur. Kita berasumsi kasihan dia berenang diember sempit melulu. Ketika Kalila dan Kaysan sedang tidur siang, Bunda mencuci piring, Bunda lepaskan Funny dilantai. Tiba-tiba Nini datang. Keluarlah Bunda menyambut Nini. Ketika sore hari Kalila dan Kaysan bangun..mereka mau menunjukkan Nini Funny si Penyu, tapi ternyata tidak ada di ember
Kalila langsung berkata “Wah hebat, dia bisa memanjat tangga yang aku kasih, kemarin emang aku ajarin cara memanjat biar dia bisa keluar sendiri dari ember” Kalila memang mencelupkan plastik panjang mainannya didinding ember yang ternyata dia umpamakan sebagai “tangga” buat Funny.
Bunda bilang, “bukan memanjat, tapi Bunda yang lupa meletakkan Funny di lantai dan tidak memasukkannya lagi”. Akhirnya sesorean sampai magrib kita mencari Funny. Alhamdulillah saluran air semua tertutup, jadi tidak ada kemungkinan Funny tercebur. Setelah sholat Magrib barulah Funny ditemukan dibelakang rak sepatu dan dalam keadaan lemas. Langsung deh minta maaf sama Funny dan segera mengembalikannya ke ember dan diberi makan.
Setelah kita pindahan lagi kerumah Nini, tentu saja Funny dibawa. Tapi kita jadi bingung bagaimana Funny jika kita tinggal untuk pindah ke Cina ? Akhirnya kita tanya Ummu Cha, gimana kalau dikembalikan saja agar Funny juga punya teman. Seingat Bunda Cha juga punya Penyu. Ummu Cha setuju. Akhirnya tanggal 6 Maret 2011 kita kembalikan Funny ke rumah Cha.
Sepanjang perjalanan Kalila selalu mau memegang toples Funny dan diajak bicara. Funny, kamu sedih ya ? Aku juga…Tapi ga papa, ChaCha dan umminya baik kok, maksudnya tidak seperti Darla (terinspirasi dari Darla yang di Finding Nemo).
Jadi inget, setiap hari bangun tidur, kita akan menyapa Funny, “Assalamu’alaikum Funny” sambil memberi makan.
Terima kasih Funny..sudah menemani Kalila dan Kaysan ..dan menjadi peliharaan pertama Kalila dan Kaysan.
Iklan