Sejak habis lebaran, kita kembali berempat dirumah tanpa Mba Yati yang biasa membantu Bunda dan Kakak. Kakak ? Iya, Kakak tuh jadi suka ikut-ikut minta tolong hal yang harusnya bisa dia lakukan sendiri.

Sekarang ketika semua dikerjakan berempat, Alhamdulillah Kakak mulai terbiasa kembali untuk melakukan sendiri hal yang bisa dia kerjakan.

Suatu hari, pagi-pagi Ayah mendapat telepon dari kantor yang membuat Ayah harus bekerja malam. Jika ayah kerja malam, pulangnya diantar mobil kantor. Jadi Ayah berangkat ke stasiun tidak membawa motor melainkan diantar oleh kita bertiga. Sampai di stasiun, kereta hampir datang dan ayah berlari turun. Ketika Bunda sudah berjalan sekitar 2 km, ayah menelpon dan mengatakan bahwa dompet ayah tertinggal dirumah. Akhirnya kita balik lagi untuk mengantarkan uang saja tanpa dompet dan ayah ketinggalan kereta pertama.

Sampai dirumah Bunda langsung menjemur pakaian, lupa buat membawa Adik pipis di kamar mandi. Akhirnya, Adik ngompol. Jadi sekalian saja Bunda mandikan. Setelah Adik mandi, Bunda lalu mandi bersama Kakak. Ketika kita lagi mandi, Adik berteriak “Bu.da..Poop!!”. Langsung Bunda bersihkan Adik, tapi poop yang di celana di lantai masih tergeletak menunggu Bunda selesai mandi. Adik Bunda beri mainan di kamar saja. Ternyata, Adik tidak tahan dengan bau poopnya sendiri, jadi muntah deh Adik. Dan muntahnya di tumpukan baju bersih yang siap masuk lemari.

Selesai mandi, Bunda membersihkan baju yang terkena muntah lalu masuk ke mesin cuci. Bunda segera mencuci karena berburu panas matahari. Dan ketika Bunda lagi masuk kamar, Bunda lupa menutup pintu dapur. Adik masuk dan memencet tombol mesin cuci untuk Delay 3 hr. Oh my….Ya Ampun…What a wonderful day

Daripada kesel n uring-uringan akhirnya kita berkarya di tembok n bobo siang….. Terserah deh rumah yang berantakan..Hanya menikmati hari bertiga dirumah πŸ™‚

Iklan