Kalila suka melihat Bunda mencoba-coba anting. Lalu melihat Mba Yati pakai anting, sehingga dia berkeinginan untuk memakai anting. Pertama Bunda coba dengan anting tempel dulu. Tapi dia selalu takut antingnya lepas.

Sebenarnya Kalila sudah pernah ditindik saat baru lahir, tapi ketika dia berusia sebulan, ditariklah antingnya dan berdarah telinganya. Sejak saat itu Bunda lepas antingnya hingga menutup kembali lubang tindikannya.

Akhirnya dia minta agar telinganya ditindik lagi. Keinginannya sudah dari sekitar 2 bulan yang lalu. Tapi pelaksanaanya baru hari ini. Sudah berkali-kali Bunda tanya tentang seberapa yakin dia untuk ditindik. Yakiiiiin banget Kalila.

Ketika menunggu dokter datang, dia masih ketawa-ketawa dan bilang “I am so exicted Bunda.”
Pada saat dokter sudah datang dan didudukan di tempat tidur, mulai berubah wajahnya,

Bunda tanya lagi “Are you sure ? You can cancel it if you want..” No, jawabnya

Begitu ditembakkan antingnya langsung lah dia menjerit “Aaaaah…sakit….sakit…”
Bunda tanya mau satu telinga lagi ga ? menjerit lah dia…”ga…I wanna go home”

Hehehe..jadi hanya telinga kiri saja yang ada antingnya

Berhenti nangis setelah telinganya Bunda beri plester (padahal plesternya cuma asal tempel aja)

Ketika kita sudah dimobil dan dia sudah tidak kesakitan lagi, Bunda tanya “Kapan kakak mau ditindik lagi ?” Jawabnya “Nanti..Lamaaaaaaaaaaaaaaaaa banget, kalau Kalila sudah tidak inget sakitnya”

Mau cari Rumah Sakit yang bisa tindik sekali dua deh…

Iklan