Hari kesembilan, hari terakhir di Jepang.

Bangun pagi dan langsung ciao dari hotel. Untung Om Kiky mengantarkan kita ke Airport, kalau tidak bingung deh mau naik apa dengan segitu banyak koper yang kita bawa

Ohya, Taksi di Jepang tuh mahaaaal banget. Jadi kalau tidak benar-benar kepepet, jangan deh naik Taksi.

Pukul 07.00 Om kiky sudah datang. Kaysan baru bangun. Jadi Kaysan hanya gosok gigi dan cuci muka tanpa dimandikan . Pukul 07.15 Check out.

Sepanjang perjalanan kita makan Onigiri buatan Tante Harue dan Soba instant yang diseduh air panas.

Tiba di airport pukul 08.20. Check in counter baru dibuka 08.30. Sambil menunggu Kalila dan Kaysan berlari-lari di airport.

Pemeriksaan di airport benar-benar ketat. Bunda membawa air putih dan air panas buat bikin susu waktu take off. Di Jakarta mah lewat aja, disini, sampe orangnya menyuruh Bunda membuka botol air panas dan botol susunya. Dihirup aroma airnya dan masuk X-ray sekali lagi. Tripod uncle dibuka dan diukur panjangnya. Hak sepatu Auntie juga dicek takut jadi senjata di dalam pesawat. Heboh banget deh. Kalila, Kaysan dan strollernya juga di geledah sama bea cukainya. Ketat banget !

Take off lebih cepat sepuluh menit dari yang dijadwalkan. Di pesawat Kalila langsung tidur, sementara Kaysan senang dengan sensasi rasa ketika Take off. Begitu Kaysan rewel Bunda langsung mengeluarkan senjata pamungkas, Krayon dan kertas. Langsung deh sibuk menggambar-gambar.

Ketika pada tidur, Bunda sempat menonton film Charlie n Chocolate Factory dan Hachiko. Auntie nonton New Moon sambil menemani Kalila bobo.

Pramugaranya memberikan Kaysan mainan mobil, sementara Kalila dikasih puzzle. Tulisannya 5+, tapi Kalila mampu menyelesaikannya tanpa bantuan siapapun

Transit di Denpasar satu jam dan langsung terbang ke Jakarta. Tiba di Jakarta pukul 19.50. Sampai di Jatiwaringin langsung telerrr…zzz..zzzz

Iklan