Hari Ketujuh Ayah, Bunda, Kalila dan Kaysan berjalan berempat saja karena Aunty dan Nini mau belanja dengan Om Sakir. Reza dan Bapak hunting foto selama Aunty dan Nini belanja.

Bunda ingin mengajak Kalila ke Kebun Binatang, biar Kalila mengetahui perbedaan jenis-jenis binatang didaerah tropis dan daerah dengan empat musim. Selain itu Bunda baca Ueno Zoo terkenal dengan Giant Pandanya. Meskipun Kalila sempat bilang “I want to see Panda in China, not in Japan” tapi dia tetap penasaran.

Tapi…begitu mau beli tiket masuk, dipasang tulisan besar “No Giant Panda Show. Because Giant Panda had died on April 2008”

Begitu Bunda bilang ke Kalila, dia malah mau melihat kuburannya .

Ya sudah, didalam kebun binatang ternyata masih ada sakura merah jambu yang masih bersemi. Langsung donk foto-foto. Melihat ayah kesulitan mencari tempat meletakkan kamera, ada pelajar jepang yang menawarkan bantuan. Baik ya ?

Ohya, tripod dilarang dibawa masuk ketempat umum, seperti Disneyland, Temple, Zoo, dsb karena bisa menggangu pengunjung lain, tersandung misalnya.

Kalila dan Kaysan senang sekali melihat otter makan ikan, berbagai macam burung hantu, beruang kutub, penguin yang dibiarkan bebas, beruang coklat dan hitam, gajah, dan masih banyak lagi.

Ada satu bagian namanya Children Zoo. Isinya bayi dan anak binatang. Kambing, ayam, biri-biri, kuda poni. Uniknya mereka dibiarkan berkeliaran bebas dan boleh dielus oleh pengunjung. Kalila semangat sekali dan bilang “Aku sayang sekali sama semua binatang-binatang ini” Sementara Kaysan berani dari jauh, ketika binatangnya mendekat, Kaysan akan berteriak minta digendong.

Sebelum dan setelah memegang binatang-binatang ini kita diharuskan mencuci tangan dengan sabun antiseptik yang telah disediakan.

Setelah puas mengitari seluruh pelosok kebun binatang, kita menyempurnakannya dengan naik monorail. Habis itu keluar dari kebun binatang dan Kalila mau main Doraemon yang ada diluar kebun binatang. Setelah main dua permainan kita kembali ke stasiun dan janjian untuk bertemu Aunty, Uncle, Nini dan Om sakir di Shibuya.

Shibuya itu ramai sekali. Keluar stasiun ada berbagai pintu keluar. Disini sebenarnya kita cuma mau melihat patung Hachiko yang terkenal itu lho.

Setelah berfoto kita makan siang menjelang malam dan kembali kehotel.

Iklan