Hari Ketiga dan Keempat kita ke Disneyland dan Disneysea. Beli tiket terusan yang dua hari biar puassss.

Karena keasyikan dianterin Om Kiky, begitu kita harus pergi naik kereta jadi bingung. Pertama harus tukar JRPass itu dulu di Tokyo Station.
Hotel kita ada di dekat Gotanda Station. Melalui Yamanote Line kita naik kereta ke Tokyo Station. Tukar JRPass dan lanjut ke Maihama Station melalui Keiyo Line.

Belum ke Jepang kayaknya kalau tidak nyasar . Karena beberapa petunjuk ditulis tidak dengan bahasa latin, jadi kita agak kesulitan juga menemukan jalan yang benar. Tapi orang-orangnya sangat membantu. Walaupun mereka tidak bisa berbahasa Inggris, tapi disemua tempat informasi menyediakan denah dan peta yang bisa kita mengerti.

Setelah putar-putar dan sampailah kita di Disneyland pukul 11.30, padahal dari hotel jam 09.00 . Kalila awalnya masih bingung dengan apa yang akan dilakukannya. Tapi begitu mencoba carrousel, dia langsung tahu kalo disana isinya permainan. Selesai carrousel langsung lari ke Dumbo, petualangan Pooh, It’s a small world (kayak istana boneka, bahkan lebih pendek, tapi sangat terawat), Spaceship, dan macem-macem deh. Alhamdulillah..Kalila sangat menikmati semua permainan. Kaysan belum terlalu mengerti. Tapi dia senang jika Bunda dan Ayah ajak naik ke wahana-wahana yang ‘aman’.

Mengantri yang terlama adalah Meet the Mickey. 1 Jam 45 menit. Tapi terbayar sudah begitu Kalila bertemu Mickey. Wajahnya langsung sumringah dan berseru “Mickey….!!!!” sambil berlari dan memeluk Mickey. Mereka berdansa, Mickey mencium Kalila dan berfoto bersama. Dan Kalila berkata “Mickey, I want to stay here, I want to sleep with you”.

Mickey nya ternyata ga bisa bahasa Inggris kayaknya karena dia ga jawab. Akhirnya Bunda bilang kalau Mickey boleh tinggal disini karena dia seekor tikus dan ini rumah buat tikus kayak Mickey dan Minnie. Kalila tidurnya di hotel aja.

Ohya, diawal kita masuk kan ada parade. Ada minnie mouse, sayang dia berbahasa Jepang. Kalila langsung protes “Why she speaks Japanesse ?” .”Karena Minnie ada di Jepang jadi dia berbahasa Jepang kak”. Jawab Bunda dengan senyuman..hehehe

Pulang dari Disneyland pukul 19.30 karena anak-anak sudah sangat mengantuk dan kedinginan. Tidak sempat menyaksikan kembang api memang, tapi biarlah daripada besok pada sakit karena kecapekan. Disneyland tutup jam 22.00.

Ada pengalaman yang mengesankan ketika makan siang di Disneyland. Sebenarnya kita sudah bekal Onigiri, nasi Jepang yang dikasih isi lauk dan dibungkus rumput laut kering. Tapi ternyata Kalila dan Kaysan kelaparan, jadi habislah semua Onigiri yang kita bawa.

Mencari restoran halal kan susah, jadi kita berdoa semoga diberi kemudahan untuk menemukan makanan yang halalan thoyiban. Masuklah kita ke restoran Queen of the Heart. Disambut dengan Assalamu’alaikum, bengong deh mau jawabnya. Trus kita bilang kita mencari makanan yang tidak mengandung babi. Chef dan manager restorannya keluar buat memilihkan makanan buat kita. Mereka bersedia mengganti minyaknya dengan minyak sayur dan menyediakan makanan spesial buat kita dengan tidak perlu mengantri. Alhamdulillah…

Di Disneyland Bunda sempet terheran-heran dengan orang yang ninggalin stroller didepan wahana yang mau mereka naiki. Subhanallah..ga ada yang ngambil ya

Terus mereka juga mikirin lho, kalo buat wahana yang anak-anak tidak boleh ikut, maka salah satu orangtua bisa naik yang lain menunggu anaknya dan selanjutnya gantian tanpa harus mengantri lagi. Sangat nyaman buat kita yang pergi dengan anak-anak.

Foto-foto lengkap ada disini

Iklan