Awalnya karena hujan dan tidak ada mainan dirumah Nini, maka mencari cara untuk bermain. Habis masak, dapat ide untuk bermain dengan garam.

Awalnya Kalila dan Kaysan mencicipi rasanya garam. Kalila sih udah kesekian kalinya,ngambilnya sedikit. Kaysan baru pertama kali, jadi masih ngambil banyak dan wuekkk ^_^ sampai merem melek nyobainnya.

Lalu Bunda tunjukkan bagaimana jika air dimasukkan garam. “Ternyata jadi asin ya Bun ? Kayak air laut” Kata Kalila.

Lalu melihat banyak garam dan cetakan kue, mulailah kita bermain dengan garam. Dibuat castle, bentuk bunga, bentuk hati, dsb. Tapi karena cetakan kuenya terbuat dari kayu, maka hasilnya suka menempel di kayunya. Lebih bagus yang dicetak dengan gelas yang terbuat dari kaca.


Lama-lama main siram-siraman garam. Sudah Bunda peringatkan jika terkena mata perih, tetep keukeuh, jadi aja deh badannya pada merah gatal akibat garam. Mandi lagi dehhhh ^_^

Iklan