Pekalongan adalah tujuan terakhir kita sebelum pulang kerumah. Disana kita mau silaturahim dengan guru SMU Bunda. Pak Henis namanya.

Dari Semarang pukul 09.30, mundur 30 menit dari yang direncanakan karena Kaysan tidur dulu. Sebelum keluar Semarang kita beli Bandeng Juwana dulu. Rencananya mau buat oleh-oleh tapi ternyata hanya tahan 2 hari jika tidak dimasukkan kedalam kulkas.

Perjalanan sekitar 2jam 30 menit. Di Pekalongan kita hapal jalannya hanya sampai alun-alun. Jadi Pak Henis menjemput kita di Alun-alun untuk selanjutnya main dirumahnya. Sampai rumah Pak Henis ada Mba Rahma, anaknya Pak Henis. Usianya 9 tahun. Kalila dengan Pede nya langsung ngajak main.

Sambil menunggu istri Pak Henis pulang, kita makan Duku dan semangak dulu. Sekitar pukul 14.00-an Bu Henis alias Mba Eni, mamanya Rahma pulang. Kita makan di Restoran Seafood di pinggir pantai. Sebelum makanannya datang Kalila semangat sekali mengajak Mba Rahma main ke pantai. Ternyata pasirnya panas sekali. Akhirnya kita berjalan cepat melintasi pasir panas hingga tiba di pinggir pantai. Disitu kita bisa menyentuh air laut. Kalila senang sekali..sampai tidak sadar kalau sepatunya kena air dan menjadi penuh pasir.

Kalila dan Mba Rahma main lempar-lemparan pasir basah ke laut. Mba Rahma sekali melempar pasir kering dan langsung pasirnya ditiup angin ke Pak Henis..hehehe..

Akhirnya Nini misscall pertanda makanan sudah datang. Mba Rahma melintasi pasir panas tanpa sepatu dan tahu donk…Kalila mau juga…Akhirnya dia ikutan melintasi pasir panas tanpa sepatu…:)

Selesai makan kita jalan ke pasar batik Pekalongan. Kalila sangat tertarik dengan kebaya warna pink yang kita lihat. Setelah tawar menawar berhasillah Kalila membawa kebaya itu dengan harga Rp 25,000. Murah ya ? ;-D

Sore hari Bunda pikir Kalila sudah mengantuk, jadi habis mandi langsung deh pakai piyama. Eh..malah masih semangat main sama Mba Rahma. Sampai akhirnya habis magrib mati lampu dan kita beli makan malam di alun-alun, Kalila sama sekali belum menunjukkan tanda-tanda mau tidur.

Pulang beli makan malam, Kalila minum susu dan mulai agak rewel..tanda-tanda (mau tidur) nih…Bener aja..ga lama kemudian terlelap lah dia menyusul Kaysan yang sudah dari tadi tidur duluan.

Bangun tidur kali ini benar-benar pagi. Jam 03.30. Tolong ya..Bunda masih ngantuk nih…^^
Akhirnya Nini yang jagain sampai jam 04.30 baru Bunda bangun..hehehe..

Bangun tidur karena kita rencana mau pulang pagi, akhirnya langsung lah pada mandi. Kalila habis mandi jalan-jalan sama Pak Henis dan Mba Rahma beli sarapan bubur beras plus kelapa n gemblong. Tapi Kalila tidak suka jadi Nini yang menghabiskannya.

Ada insiden ketika Kaysan mandi. Karena Bunda sudah mandi, biar tidak terlalu membuat Bunda basah, Ayah membantu Bunda memandikan Kaysan. Tetapi…karena badan ayah yang “agak besar” ketika bangun dari jongkok, punggung ayah beradu dengan kran air sehingga krannya menjadi patah dan airnya muncrat kemana-mana..hahaha..Adik senang sekali, sementara Ayah dan Bunda panik ^^

Selesai mandi semua, Pukul 07.30 kita mengantar Mba Rahma kesekolah sekalian meneruskan perjalanan ke Jakarta

Jakarta..We’re on our way..

Iklan