Jika orang bertanya tentang Home Education atau Home Schooling yang Bunda jalani bersama Kalila dan Kaysan, ada berbagai reaksi. Ada yang menentang, setuju, menyangsikan Bunda, ataupun menganggap Bunda hebat.

Semua ibu bisa melakukan HE asal ada kemauan. Terkadang Bunda juga melakukan kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Teorinya sudah tahu hanya saja terkadang pelaksanaannya bercampur emosi, jadilah hal-hal yang tidak perlu terjadi harus terjadi juga.

Salah satu contoh diantara seribu mungkin (hiperbola tidak ya ? ^^). Tadi pagi Bunda lelah sekali habis beres-beres baju sisa liburan kemarin plus tidak enak badan karena flu berat. Kalila dan Kaysan mengacak-acak semua mainan puzzle, building blocks, lego, buku yang bertebaran, dan masih ada lagi beberapa mainan binatang. Duh…mau marah banget. Bunda menyuruh Kalila membereskan malah berteriak tidak mau dan lari kekamarnya untuk main yang lain.

Mulai deh ancaman-ancaman keluar dari mulut Bunda “If you dont want to clean up all the Toys, I’ll just put it in trash bin” Bukannya beresin malah teriak “No Bunda sambil marah-marah dan pukul-pukul meja” Oh my….

Bunda langsung aja masuk kamar dan menenangkan diri. Begitu sampai luar Bunda lihat Kalila sedang memasukkan legonya kedalam embernya. Maaf ya Kak …

Iklan