Salah satu tujuan di Yogyakarta, selain ke Borobudur Kalila juga ingin melihat Taman Pintar. Dari hotel kita naik mobil dan parkir di Kraton. Sampai di Kraton Kalila, Bunda, Ayah dan Kaysan meneruskan perjalanan dengan Delman ke Taman Pintar. Nini, Auntie dan Bapak makan soto dan jalan ke Malioboro.

Taman Pintar sebenarnya mirip dengan museum IPTEK di TMII, hanya saja lebih lengkap dan lebih baru.

Baru masuk Kalila langsung tertarik dengan kolam pasir. Tapi Bunda bilang berkeliling dulu baru boleh main pasir agar bajunya tidak kotor. Didekat kolam pasir ada katrol dan dinding yang dipenuhi oleh drum. Kalila mencoba semua Katrol dan merasakan mana yang paling mudah diangkat. Begitu juga dengan drum dia merasakan perbedaan dalam memukul drum dengan diameter yang berbeda-beda.

Setelah membeli paket lengkap (gedung memorabilia, gedung oval dan kotak, serta menonton film 4Dimensi) baru deh kita mulai perjalanan kita. Sayang, sama sekali tidak diperbolehkan memotret. Jika ingin memotret untuk tugas harus membawa kartu pass khusus yang diurus beberapa hari sebelumnya.

Di Gedung Memorabilia kita bisa mengetahui sejarah kesultanan Yogyakarta. Disana juga ada denah Kraton dan foto beberapa pahlawan nasional serta teks proklamasi dan surat presiden Soekarno kepada Jendral Sudirman.

Gedung Oval dan Gedung Kotak berisi hal-hal yang berhubungan dengan science dan pengetahuan umum. Seperti tata surya, hukum-hukum fisika. Ada juga mobil kijang Innova yang dibelah setengah, sehingga kita bisa mengetahui bagian dalamnya.

Kalila tidak terlalu bersemangat dengan itu semua, pikirannya masih tertuju pada kolam pasir. Sampai akhirnya kita menemukan proses pembuatan susu. Ada jas lab dan helm kuningnya, semangat dia pake “peralatannya” dan mau juga dengerin penjelasan Bunda

Setelah itu kita mencoba rumah gempa. Disitu kita bisa merasakan gempa dari mulai 2 sampai 8 SR. Kalila langsung peluk Bunda begitu rumahnya bergoyang.

Karena Kalila dan Kaysan sudah mulai lelah dan mengantuk, maka Bunda dan Ayah memutuskan untuk menonton film 4 Dimensi. Kita harus menunggu sekitar 10 menit karena filmnya diputar setiap 30 menit. Begitu filmnya dimulai Kaysan malah tidur. Kalila senang “menangkap” ikan dan bubble juga hati yang ada di film.
Ditengah film dia berteriak sambil membuka kacamatanya “Are we moving Bunda ?” hehehe..dia tahu kalo ternyata itu hanya efek dari kacamata yang dia pakai.

Turun dari lantai teater 4Dimensi terdapat perpustakaan. Ternyata Kalila bisa lupa dengan kolam pasirnya setelah bertemu dengan buku di perpus. Langsung sumringah dia melihat buku dan minta dibacakan. Setelah 2 buku tebal selesai dibaca Bunda langsung minta udahan ya…karena sudah pukul 13.00 dan belum makan siang.

Ternyata begitu keluar langsung disambut dengan kolam pasir. Yahhh inget lagi deh..Bunda bilang boleh main hanya 15 menit. Sayang kolamnya kotor. Orang membuang sampah sembarangan. Kalila sampai berkali-kali mengambil sampah dan membuangnya di tempat sampah.

15 menit berlalu, Kaysan pun sudah bangun, Nini menjemput dan kita makan siang di mobil dengan menu gudeg plus ayam…

Iklan